SAMARINDA.KOMINFONEWS – Semangat menyatukan generasi muda lintas organisasi dibawa Kepanitiaan Galang Api Sumpah Pemuda saat beraudiensi dengan Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., di Balai Kota Samarinda. Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk menyampaikan gagasan kegiatan sekaligus membahas dukungan fasilitas bagi peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada Oktober 2026.
Inisiator Galang Api Sumpah Pemuda, Husain Firdaus, bersama Ketua Panitia Chandra Irawan dan jajaran panitia menyampaikan pentingnya kolaborasi antarpemuda. Turut mendampingi Wakil Wali Kota dalam audiensi tersebut, Plt. Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Lina Syahriza Istifiani, S.P., beserta jajaran, serta anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda, yakni H. Amir Husin, Sudarman, H. Abdul Jami, dan Buchori.
Audiensi ini juga diikuti perwakilan mahasiswa dan himpunan dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Timur, seperti Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), Universitas Widya Gama, dan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani). Hadir pula perwakilan Koordinator Pusat BEM Kalimantan, KOHATI, HMI Kaltimtara, serta organisasi kepemudaan lainnya.

Melalui kepanitiaan gabungan lintas elemen ini, mereka ingin melebur sekat-sekat organisasi dan menyatukan gagasan menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Mengusung tema “Merajut Asa: Membumikan Rasa Persatuan Pemuda”, kegiatan ini dirancang untuk menghidupkan semangat Sumpah Pemuda melalui aksi nyata. Pembagian masker sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana menjadi salah satu contoh upaya pemuda untuk hadir dan menjawab persoalan di lingkungan sekitar.
Panitia berharap audiensi ini bukan menjadi akhir pertemuan, melainkan awal dari kolaborasi berkelanjutan dengan Pemerintah Kota Samarinda. Mereka juga menyampaikan rencana kegiatan kepemudaan yang memerlukan kesiapan sarana dan koordinasi dengan instansi terkait.
“Kami datang membawa gagasan dan harapan. Kami ingin membuktikan bahwa pemuda tidak bergerak sendiri-sendiri, melainkan berjalan bersama pemerintah untuk menjawab tantangan zaman,” demikian disampaikan perwakilan kepanitiaan dalam pertemuan tersebut.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyambut baik semangat pemuda untuk bergerak bersama. Ia mendorong koordinasi lebih lanjut terkait penggunaan tempat dan fasilitas agar rencana kegiatan dapat dipersiapkan dengan baik.
Wawali juga mengingatkan bahwa penggunaan aset daerah harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Apabila terdapat peluang pemberian diskon atau keringanan biaya, hal tersebut dapat dikoordinasikan dengan pihak pengelola sesuai mekanisme yang diperbolehkan dan tetap memperhatikan aspek pertanggungjawaban.
Pemerintah Kota Samarinda mengapresiasi konsistensi gerakan kepemudaan yang dinilai berpotensi memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemkot Samarinda juga menyatakan kesiapan untuk mendukung kebutuhan sarana, prasarana, serta aksesibilitas tempat guna menunjang kelancaran rangkaian kegiatan yang direncanakan berlangsung pada akhir Oktober mendatang.

Menutup pertemuan, Saefuddin berharap kolaborasi antara pemuda dan pemerintah terus terjalin untuk mendukung kemajuan Kota Samarinda.
“Harapan saya, kita bisa bersama-sama terus memajukan Kota Samarinda. Sukses berkelanjutan untuk Samarinda ke depannya,” ujar Saefuddin.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana optimistis. Sinergi antara Kepanitiaan Galang Api Sumpah Pemuda dan Pemerintah Kota Samarinda diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga menjadi awal kolaborasi nyata untuk kemajuan daerah.
Langkah ini menegaskan bahwa ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemuda senantiasa terbuka. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat persatuan pemuda dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Samarinda. (VE/ASYA/KMF-SMR|Foto.CHRIS/DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar