26 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Meski perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih beberapa bulan lagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga sekaligus menjaga ketersediaan pasokan kebutuhan pokok masyarakat. Persiapan sejak dini ini dilakukan melalui penguatan pemantauan harga komoditas, kelancaran distribusi, serta koordinasi dengan daerah pemasok agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi saat memasuki periode akhir tahun.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., bersama jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Samarinda saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, Selasa (3/11/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Lantai III, Kantor Balai Kota Samarinda.

Rakor rutin mingguan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si., serta diikuti para gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia bersama jajaran perangkat daerah terkait.


Dalam pembahasan rakor nasional, kenaikan harga cabai yang terus terjadi di sejumlah daerah menjadi salah satu perhatian. Sementara itu, berdasarkan data statistik Kota Samarinda per 2 November 2026, inflasi tahunan (year-on-year/yoy) tercatat sebesar 4,39 persen, sedangkan inflasi bulanan (month-to-month/mtm) sebesar 0,30 persen.

Di Samarinda, komoditas daging ayam ras menjadi penyumbang andil inflasi terbesar. Adapun harga cabai dilaporkan relatif stabil pada kisaran Rp60.000 hingga Rp80.000 per kilogram.

Perkembangan harga dan ketersediaan komoditas tersebut turut dibahas secara mendalam oleh Wawali Saefuddin Zuhri bersama perangkat daerah dan badan usaha terkait. Perumda Varia Niaga Samarinda menyampaikan kondisi pasokan daging ayam ras, sementara Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapang Tani) serta Dinas Perdagangan memaparkan perkembangan harga cabai dan kondisi pasokannya di pasar.

Dalam kesempatan tersebut, Nadya Turisna, S.STP., M.Si., turut memaparkan sejumlah faktor fundamental yang memengaruhi pergerakan harga di Samarinda sekaligus menjadi pertimbangan dalam menyiapkan langkah mitigasi pengendalian inflasi. Faktor-faktor tersebut meliputi siklus cuaca dan gejolak pasokan hortikultura, ketergantungan pasokan dari luar daerah, tekanan pada sektor penerbangan dan konektivitas regional, kondisi pascatahun ajaran baru, hingga dinamika komoditas global.


Selain kebutuhan pangan, perhatian Wawali Saefuddin Zuhri juga diarahkan pada kelancaran pelayanan dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Ia meminta Pertamina Patra Niaga Samarinda memastikan pasokan BBM, khususnya BBM bersubsidi, tetap tercukupi. Ia juga menekankan agar antrean kendaraan di sejumlah SPBU menjadi perhatian serius sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar dan tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru, kita perlu mengantisipasi kemungkinan peningkatan permintaan dan pergerakan harga sejumlah kebutuhan pokok. Karena itu, persiapan harus dilakukan sejak sekarang, terutama melalui penguatan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di wilayah yang membutuhkan,” tegas Saefuddin Zuhri.

Melalui koordinasi terpadu TPID yang dipimpin Wawali bersama perangkat daerah, Perumda Varia Niaga, Pertamina Patra Niaga, serta pihak terkait lainnya, Pemkot Samarinda terus mengawal langkah pengendalian secara terukur. Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan, mengantisipasi gejolak harga, serta memastikan kebutuhan pangan dan energi masyarakat tetap terpenuhi menjelang periode Nataru. (VE/ASYA/KMF-SMR|Foto.BAY/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Wujudkan Kelestarian Alam Lewat Olahraga, Pemkot Samarinda Dukung Penyelenggaraan Earth Run 2026

i
Berita Sebelumnya

Andi Harun Bentuk Dua Satgas, Maksimalkan Layanan dan Perketat Pengawasan

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar