SAMARINDA.KOMINFONEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda meluncurkan Aplikasi Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) sebagai bagian dari upaya memperkuat gerakan sekolah sehat sekaligus meningkatkan pembinaan UKS/M secara lebih terintegrasi.
Peluncuran sekaligus sosialisasi aplikasi tersebut digelar Kamis (17/9/2026) pagi di Aula Gedung Cabang Penerbit Erlangga, Jalan Bung Tomo Nomor 134, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang.
Aplikasi UKS/M tersebut dihadirkan untuk memperkuat pengelolaan data, pemantauan, dan pelaporan program UKS/M di satuan pendidikan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan kapasitas kepala sekolah dalam mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berprestasi.
Kegiatan dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda sekaligus Ketua Tim Pembina (TP) UKS/M Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Plt. Kepala Disdikbud Kota Samarinda Ibnu Arabyv Kepala Dinas Kesehatan dr Ismid Kusasih, perwakilan Diskominfo, DLH, TWAP, Kabag Kesra Syamsu Nur, para camat se-Kota Samarinda, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam laporan kegiatan, Koordinator Tim Pembina UKS/M Kota Samarinda, E.L. Nova Saefuddin Zuhri, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman kepala sekolah terhadap pelaksanaan program UKS/M, sekaligus memperkenalkan dan menyosialisasikan aplikasi UKS/M kepada satuan pendidikan.

Aplikasi tersebut diharapkan dapat mendorong pengelolaan data dan pelaporan UKS/M secara lebih tertib, terintegrasi, dan efektif. Selain itu, kehadiran aplikasi menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara Tim Pembina UKS/M, pemerintah daerah, sekolah, dan berbagai mitra terkait.
“Sekolah yang sehat bukan hanya sekolah yang memiliki UKS, tetapi sekolah yang mampu menciptakan budaya hidup sehat bagi seluruh warganya,” ujarnya.
Program tersebut melibatkan 171 satuan pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, MA hingga SMK, baik negeri maupun swasta.
Dalam pengembangannya, Aplikasi UKS/M akan difokuskan pada aspek pendataan, pemantauan, pelaporan, serta pengelolaan program UKS/M secara lebih efektif dan terintegrasi.
Sementara itu, Saefuddin Zuhri menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan dua pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, anak-anak yang sehat secara fisik, mental, dan lingkungan akan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam mengikuti proses pembelajaran serta berkembang secara optimal.
“UKS/M memiliki posisi yang sangat strategis. Jangan sampai hanya dipahami sebagai ruang kesehatan di sekolah atau bagian dari kegiatan pemeriksaan kesehatan sesekali,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kebersihan fasilitas sanitasi sekolah, termasuk kamar kecil.
Saefuddin berharap budaya hidup bersih dan sehat dapat menjadi bagian dari keseharian seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun tenaga kependidikan.
Selain itu, ia mendorong kepala sekolah dan guru menjalankan perannya dengan penuh kesungguhan dalam membentuk generasi penerus yang berilmu, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak mengoptimalkan digitalisasi dalam pembinaan UKS/M melalui aplikasi yang telah diluncurkan. Pemanfaatan aplikasi tersebut diharapkan mampu mendukung proses pembinaan, pemantauan, dan pelaporan kondisi kesehatan serta kelayakan lingkungan sekolah.

“Marilah kita optimalkan digitalisasi untuk pembinaan UKS/M. Manfaatkan aplikasi yang diluncurkan hari ini dengan maksimal,” ajaknya.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga kesehatan, kecamatan, hingga mitra terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Saefuddin Zuhri turut mengapresiasi Disdikbud Kota Samarinda, Dinas Kesehatan, Tim Pembina UKS/M, Penerbit Erlangga, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Launching dan Sosialisasi Aplikasi UKS/M serta Penguatan Kapasitas Kepala Sekolah Kota Samarinda Tahun 2026, yang ditandai dengan peresmian aplikasi oleh Wakil Wali Kota Samarinda.
Selain launching, kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Tim Pembina UKS/M Kota Samarinda dan Penerbit Erlangga sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dalam mendukung program UKS/M di Kota Samarinda.
Melalui peluncuran aplikasi dan penguatan kolaborasi tersebut, Pemkot Samarinda berharap pembinaan UKS/M dapat berjalan lebih terintegrasi, aktif, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat bagi generasi penerus Kota Samarinda. (RIZ/DON/KMF-SMR)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar