137 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama Korem 091/ASN dan Kodim 0901/Samarinda meresmikan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Jalan Budaya Pampang, RT 04, Kelurahan Pampang, Kecamatan Samarinda Utara, Selasa (26/5/2026) pagi. Peresmian jembatan beton yang menghubungkan RT 04 dan RT 05 itu menjadi langkah penting dalam memperkuat akses masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Desa Budaya Pampang, salah satu ikon budaya Kota Samarinda.

Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, SE, MM hadir langsung bersama Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul dan Dandim 0901/Samarinda Letkol Inf Arif Hermad. Hadir pula unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, tokoh adat, serta masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan tersebut. Menurut dia, kehadiran Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bukti nyata kuatnya kolaborasi pemerintah, TNI, dan masyarakat.

“Jembatan ini bukan hanya penghubung antarwilayah. Ini simbol kebersamaan dan kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Saefuddin.

Ia menilai keterlibatan TNI dalam pembangunan daerah menunjukkan pengabdian yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, mulai dari akses sosial hingga penguatan ekonomi warga.

Saefuddin juga menegaskan Kelurahan Budaya Pampang memiliki nilai penting bagi Samarinda. Kawasan yang ditetapkan sejak 1991 itu bukan hanya dikenal sebagai pusat permukiman masyarakat adat, tetapi juga menjadi identitas budaya dan destinasi wisata unggulan Kota Tepian.

“Desa Budaya Pampang adalah kebanggaan Samarinda. Di sini ada sejarah, budaya, dan kearifan lokal yang harus terus dijaga seiring pembangunan yang berjalan,” ujarnya.


Atas nama Pemkot Samarinda, Saefuddin menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, serta jajaran TNI Angkatan Darat atas dukungan terhadap pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Pampang. Ia optimistis, kehadiran jembatan baru tersebut akan memperlancar mobilitas warga, memudahkan aktivitas sehari-hari, dan membuka ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat secara lebih luas.

Sementara itu, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari upaya memperkuat pembangunan nasional dari tingkat desa.

“Kalau desa bergerak dan ekonomi masyarakat hidup, maka Indonesia ikut tumbuh. Itu yang terus kita dorong bersama,” ujarnya.

Danrem juga memberikan apresiasi kepada para Babinsa dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan hingga jembatan dapat rampung dan dimanfaatkan masyarakat.


Rasa syukur juga disampaikan Ketua Adat Budaya Pampang, Esrom Palan. Ia mewakili warga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan TNI atas pembangunan jembatan yang dinilai sangat membantu aktivitas masyarakat. Sebagai bentuk penghormatan, Esrom mengajak warga yang hadir berdiri bersama dan memberikan salam hormat kepada Brigjen TNI Anggara Sitompul beserta jajaran.

Bagi masyarakat Pampang, Jembatan Perintis Garuda Tahap III bukan hanya sarana penghubung. Lebih dari itu, jembatan tersebut menjadi harapan baru bagi mobilitas warga, penguatan ekonomi lokal, dan keberlanjutan Desa Budaya Pampang sebagai wajah budaya Kota Samarinda. (ACL/HER/KMF-SMR | FOTO: CHRIS/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Andi Harun Tegaskan Komitmen Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi di Lingkungan Pemkot Samarinda

i
Berita Sebelumnya

Andi Harun: Jangan Cuma Hafal Lagu Veronika, Tapi Harus Hafal Sumpah Janji PNS

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar