SAMARINDA.KOMINFONEWS-Suasana di kediaman Ketua Dewan Ikatan Kerukunan Madura (IKM) Kalimantan Timur, HM Nasyiruddin, di Jalan Damanhuri, Samarinda, mendadak pecah oleh tepuk tangan. Bukan karena ada hiburan istimewa melainkan karena Wakil Wali Kota Samarinda, H Saefuddin Zuhri, tiba-tiba melantunkan beberapa kalimat dalam bahasa Madura di hadapan ratusan warga yang hadir.
Tak ada yang menyangka orang nomor dua di Kota Tepian itu fasih menyapa dalam bahasa Madura. Tepuk tangan pun membahana spontan, dan suasana yang semula formal seketika berubah hangat penuh keakraban.
Momen mengejutkan itu terjadi dalam acara Bakti Sosial Penyaluran 1.000 Paket Sembako yang digelar IKM Provinsi Kaltim, Sabtu (23/5) siang. Kegiatan yang dipusatkan di kediaman HM Nasyiruddin itu dihadiri ratusan warga Madura yang bermukim di Samarinda, para tokoh organisasi, hingga pejabat daerah.

Wawali mengungkap rahasianya. Ia pernah tinggal selama satu tahun di Kabupaten Sumenep, Madura yang menjadi pengalaman membekas hingga kini, termasuk kemampuannya menguasai sedikit bahasa Madura.
“Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terjalinnya persaudaraan, kekompakan, serta semangat gotong royong masyarakat Madura. Terima kasih karena telah turut berkontribusi nyata dalam pembangunan dan menjaga kerukunan di Kota Samarinda,” ujar Wawali disambut antusias para hadirin.
Dalam kesempatan itu, Wawali hadir didampingi jajaran Tim Wali Kota Akselerasi Pembangunan (TWAP) Kota Samarinda, di antaranya Dr Sudarman, Sam Saimun, dan Hambali. Turut hadir pula Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesbangpol Kaltim, Arih Frananta Filifus Sembiring yang mewakili Gubernur Kaltim, bersama Ketua IKM Provinsi Kaltim H Muhammad Timbal dan Ketua IKM Samarinda M Nawer.

Di tengah momentum menjelang Idul Adha, Wawali Saefuddin dalam moment itu tak sekadar hadir sebagai tamu kehormatan. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengetuk hati warga Madura di Samarinda agar terus bersinergi dengan Pemkot dalam membangun kota.
“Keluarga besar Madura, marilah kita sama-sama membangun Kota Samarinda menjadi lebih baik lagi. Jaga budaya, pertahankan semangat kerja, serta jaga ketertiban, keamanan, dan keharmonisan di lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Ia menutup sambutan dengan menekankan pentingnya kondusifitas dan sinergi seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan visi besar Samarinda yang harmonis, maju, dan sejahtera.
Sementara itu, 1.000 paket sembako yang disalurkan IKM menjadi wujud nyata kepedulian komunitas Madura terhadap sesama yang menjadi sebuah semangat gotong royong, di mana menurut Saefuddin, menjadi modal tak ternilai bagi kemajuan Kota Samarinda. (ACL/FER/KMF-SMR | Foto: CHRIS.DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar