59 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS  – Kedekatan Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun dengan kalangan mahasiswa dan aktivis kembali terlihat dalam pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Samarinda periode 2026–2028, Jumat (6/11/2026) malam.

Kehadiran Andi Harun bukan sekadar memenuhi undangan organisasi. Mantan aktivis mahasiswa itu menunjukkan perhatian dan kedekatannya dengan dinamika gerakan mahasiswa. Ia bahkan menegaskan bahwa sikap kritis, keberanian menyampaikan aspirasi, dan semangat memperjuangkan kepentingan masyarakat merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Arutala, Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Samarinda tersebut juga dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda Yosua Laden, S.STP, M.Si, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) H. Syaparudin, S.Sos, beserta anggota Hendrik Tandoh, SH.

Hadir pula anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie, A.Md, Komisioner KPID Kalimantan Timur Daniel Abadi Sihotang, ST, M.Ling, serta sejumlah tokoh dan senior GMKI Samarinda.


Dalam sambutannya, Andi Harun mengaku memahami semangat perjuangan GMKI yang berlandaskan tiga medan pelayanan, yakni gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat. Menurutnya, perpaduan nilai keagamaan, intelektualitas, dan kepedulian sosial merupakan kekuatan penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas.

Ia juga menegaskan, tidak ada persoalan ketika mahasiswa harus turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi dan mengkritisi kebijakan maupun persoalan sosial. Baginya, demonstrasi merupakan salah satu saluran demokrasi yang harus dihormati.

Namun, ia mengingatkan agar keberanian menyuarakan aspirasi tetap diimbangi dengan keterbukaan untuk berdialog.

"Yang terpenting, sekencang-kencangnya kita di lapangan, jangan pernah menutup ruang dialog. Harus ada ruang komunikasi agar ada titik temu dari aspirasi yang diperjuangkan," tegasnya.

Andi Harun juga mengajak mahasiswa menjadi bagian dari kekuatan yang menjaga keberagaman dan toleransi di Kota Samarinda. Menurutnya, perbedaan latar belakang sosial, agama, dan budaya bukan alasan untuk membangun sekat, melainkan modal sosial yang harus dirawat bersama.


Ia menekankan bahwa kemajuan peradaban justru tumbuh dari kemampuan masyarakat mengelola perbedaan. Karena itu, setiap elemen masyarakat harus mengambil peran dalam menjaga kerukunan dan melawan sikap intoleran.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Harun mengaku bangga melihat kebersamaan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung. Ia berharap solidaritas antara GMKI, PMKRI, HMI, PMII, dan GMNI terus dipelihara.

Menurutnya, perjuangan menyuarakan kepentingan masyarakat akan memiliki daya dorong lebih kuat apabila dilakukan secara kolektif, tanpa kehilangan identitas dan karakter masing-masing organisasi.

"Persoalan yang diangkat akan lebih didengarkan jika diperjuangkan secara bersama-sama. Ada GMKI, ada PMKRI, HMI, PMII, dan juga GMNI. Terus bangun dan pelihara kekompakan serta kebersamaan ini," pesannya.


Menutup sambutannya, Andi Harun menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus BPC GMKI Samarinda periode 2026–2028 yang baru dilantik di bawah kepemimpinan Adriano Marbun, SH. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin berkembang, menjaga tradisi intelektual, serta membangun dinamika internal yang sehat dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi.

Bagi Andi Harun, mahasiswa bukan sekadar kelompok yang menyuarakan kritik, tetapi juga mitra strategis dalam mengawal pembangunan dan merawat kehidupan demokrasi. Kritik harus tetap hidup, dialog harus selalu terbuka, dan kebersamaan harus menjadi kekuatan untuk membangun Samarinda. (HER/KMF-SMR | FOTO: ARY/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Cegah Tumpang Tindih Bantuan, Pemkot Samarinda Integrasikan Pengelolaan CSR Lewat Aplikasi

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar