124 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Samarinda yang berlokasi di Jalan Poros Stadion Utama Palaran, Samarinda, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Kalimantan Timur, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Dinas Sosial Kota Samarinda, Kepala BKPSDM Kota Samarinda, anggota TWAP Kota Samarinda, serta Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Samarinda.


Ketua Panitia MPLS, Radiatul Adawiyah, yang juga Kepala SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Samarinda, melaporkan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini dilaksanakan secara serentak di 61 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan, pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Samarinda menerima 270 peserta didik, terdiri atas 90 siswa jenjang SD, 90 siswa jenjang SMP, dan 90 siswa jenjang SMA.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, menegaskan bahwa seluruh peserta didik di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 merupakan satu keluarga besar tanpa memandang latar belakang, status ekonomi, maupun asal-usul keluarga.


Menurutnya, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 hadir sebagai ruang bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang bersama. Para siswa diharapkan tidak saling bersaing secara tidak sehat, melainkan saling melengkapi, menguatkan, dan bersama-sama mewujudkan cita-cita yang lebih besar.

"Di sekolah ini, tidak ada 'kamu' dan 'saya'. Kalian semua adalah satu keluarga besar, satu generasi emas Samarinda. Kalian dikumpulkan bukan untuk saling menjatuhkan, tetapi untuk bersama-sama merajut mimpi," ujar Neneng.


Ia juga menekankan bahwa mimpi yang dibangun di Sekolah Rakyat Terintegrasi bukanlah mimpi individu semata, melainkan mimpi bersama yang hanya dapat diwujudkan melalui semangat gotong royong, kebersamaan, dan saling mendukung.

Pada akhir sambutannya, Neneng menyampaikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 tidak hanya memberikan manfaat bagi Kota Samarinda, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Setiap anak yang memperoleh pendidikan di sekolah tersebut merupakan aset bangsa yang kelak diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan negara.


Melalui komitmen seluruh pemangku kepentingan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Samarinda diharapkan mampu menjadi mercusuar pendidikan yang menginspirasi, menjadi contoh bagi daerah lain, serta memancarkan semangat perubahan hingga ke seluruh penjuru Kalimantan Timur. (Eko/Asya/kmf-smr | foto: Jefrico/dokpim)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Zona 1 TPA Sambutan Resmi Ditutup, Samarinda Beralih ke Sanitary Landfill

i
Berita Sebelumnya

Andi Harun Borong Dua Penghargaan, Kepemimpinan dan Transformasi Samarinda Tuai Apresiasi

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar