51 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Kesibukan sebagai kepala daerah tidak membuat Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun meninggalkan dunia akademik. Di sela tanggung jawabnya memimpin pemerintahan, ia secara rutin masih meluangkan waktu untuk mengajar mahasiswa hukum di sejumlah perguruan tinggi di Samarinda.

Aktivitas mengajar tersebut tidak hanya berlangsung di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), tetapi juga di Universitas Terbuka Samarinda dan sejumlah perguruan tinggi lainnya di kota ini. Bagi Andi Harun, ruang kuliah menjadi tempat untuk berbagi pengetahuan sekaligus pengalaman praktis yang diperolehnya selama berkecimpung dalam dunia hukum, pemerintahan, dan politik.

Cara mengajarnya pun tidak berhenti pada penyampaian teori dari buku atau regulasi. Ia cenderung mengajak mahasiswa memahami bagaimana konsep hukum bekerja ketika berhadapan dengan realitas, termasuk bagaimana membaca persoalan, menyusun argumentasi, serta melihat hubungan antara norma hukum dan praktik penyelenggaraan kehidupan bernegara.

Pendekatan tersebut kembali terlihat saat Andi Harun mengajar mata kuliah Magister Hukum, "Hukum Kepemiluan dan Kepartaian", di Gedung G Lantai 4 UMKT, Jalan Ir. Juanda, Samarinda, Jumat (2/10/2026) malam.

Dalam perkuliahan tersebut, Andi Harun mengajak mahasiswa memahami kepemiluan dan kepartaian tidak hanya sebagai seperangkat aturan teknis, tetapi juga sebagai bagian penting dari sistem demokrasi dan kehidupan ketatanegaraan.


Pembahasan diarahkan pada bagaimana mahasiswa membaca persoalan kepemiluan secara lebih utuh, memahami posisi partai politik dalam sistem demokrasi, serta melihat hubungan antara regulasi, kelembagaan politik, dan praktik yang berlangsung di lapangan.

Ia juga mendorong mahasiswa agar tidak sekadar menghafal pasal maupun ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, mahasiswa hukum harus mampu memahami substansi aturan, mencari keterkaitan antaraturan, kemudian menguji pemahamannya melalui berbagai persoalan yang terjadi dalam praktik.

Dalam gaya mengajarnya, Andi Harun juga membuka ruang dialog dengan mahasiswa. Pertanyaan dan tanggapan tidak hanya dijawab dari sudut pandang normatif, tetapi dikaitkan dengan dinamika yang berkembang dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun kehidupan politik.

Pendekatan tersebut membuat proses perkuliahan berlangsung lebih interaktif. Mahasiswa tidak hanya ditempatkan sebagai penerima materi, tetapi didorong untuk berpikir kritis, mengemukakan pendapat, dan melihat persoalan hukum dari berbagai sudut pandang.

Bagi Andi Harun, pemahaman terhadap hukum kepemiluan dan kepartaian juga membutuhkan kemampuan untuk membaca konteks. Sebab, aturan yang dipelajari mahasiswa pada akhirnya akan berhadapan dengan manusia, lembaga, kepentingan publik, dan dinamika politik yang terus berkembang.


Karena itu, ia mengarahkan mahasiswa untuk membangun cara berpikir hukum yang sistematis. Persoalan harus terlebih dahulu dipahami, dasar hukumnya dicermati, kemudian dianalisis untuk menemukan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Perkuliahan malam itu merupakan pertemuan ketiga dalam mata kuliah "Hukum Kepemiluan dan Kepartaian". Di penghujung perkuliahan, suasana kemudian berkembang lebih cair melalui dialog dan tanya jawab ringan seputar pengalaman Andi Harun sebagai politisi.

Momen tersebut memberi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif yang tidak hanya bersumber dari buku maupun teori perkuliahan. Pengalaman Andi Harun yang telah berkecimpung dalam dunia politik sejak awal era reformasi menjadi bagian dari sharing langsung yang memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai dinamika politik dan kepemiluan dalam praktik.

Dengan demikian, ruang kuliah tidak hanya menjadi tempat untuk mempelajari teori hukum, tetapi juga menjadi ruang bertemunya pengetahuan akademik dengan pengalaman praktis. Pendekatan inilah yang terus dibawa Andi Harun dalam aktivitasnya sebagai pengajar di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai kepala daerah. (MAF/ASYA/KMF-SMR | FOTO: ARY/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Andi Harun Bagikan Praktik Peradilan kepada Mahasiswa ASN, dari Gugatan hingga Pembuktian

i
Berita Sebelumnya

Cari Titik Temu Sodetan, Andi Harun Tawarkan Solusi Pintu Air hingga Normalisasi Sungai Loa Janan

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar