6 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperkuat pendidikan antikorupsi sejak usia dini melalui program Inspektorat Goes To School. Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri 017 Samarinda Utara ini menjadi upaya menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin kepada generasi muda.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, ST, M.Si hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Inspektorat dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda.

Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Samarinda membangun budaya integritas melalui pendidikan karakter. Penanaman nilai antikorupsi tidak hanya dilakukan melalui pemahaman teori, tetapi juga dengan membiasakan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.

Perwakilan Inspektorat Kota Samarinda, Drs. H. Mukhlis, M.Si menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi di sekolah dasar tersebut dilaksanakan atas saran Sekda agar edukasi antikorupsi menjangkau anak-anak secara langsung. Dengan pendekatan sederhana dan dekat dengan keseharian siswa, ia mencontohkan bahwa perilaku tidak jujur dapat dimulai dari kebiasaan kecil, seperti menyontek saat ujian, berbohong, atau tidak disiplin waktu.


Kebiasaan tersebut tidak boleh dianggap sepele. Jika dibiarkan, perilaku tidak jujur dapat berkembang dan memengaruhi karakter seseorang ketika dewasa. Karena itu, anak-anak diajak membangun kebiasaan jujur, bertanggung jawab, dan disiplin sejak di bangku sekolah.

Para siswa juga didorong untuk berani memegang teguh kejujuran dalam setiap tindakan. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi mereka untuk tumbuh sebagai generasi penerus yang berintegritas dan mampu mengemban tanggung jawab di masa depan.

Sekda Neneng Chamelia Shanti menegaskan pentingnya membangun karakter anak sejak dini. Menurutnya, pendidikan antikorupsi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa, termasuk Kota Samarinda. Berbekal pengalamannya saat bertugas di Inspektorat, Neneng memahami pentingnya membangun kesadaran integritas tidak hanya melalui pengawasan, tetapi juga melalui pendidikan dan pembiasaan sejak usia sekolah.

Ia berharap anak-anak yang saat ini duduk di bangku sekolah dasar dapat tumbuh menjadi generasi yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, memiliki rasa kebangsaan, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.


Dalam sesi interaktif, Neneng mengajak para siswa menjawab pertanyaan seputar integritas dan perilaku jujur. Suasana berlangsung hangat dan komunikatif. Kuis berhadiah turut memeriahkan kegiatan sekaligus mendorong keberanian siswa untuk berpartisipasi.

Kegiatan juga diisi dengan penampilan tarian daerah oleh salah seorang siswi. Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama.

Bagi Pemkot Samarinda, pendidikan antikorupsi sejak dini merupakan langkah strategis untuk membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kuat dalam karakter dan integritas.

Selain mengikuti sosialisasi, Sekda Neneng juga meninjau langsung lokasi longsor di bagian belakang area sekolah. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi lapangan sekaligus memastikan tindak lanjut penanganan infrastruktur sekolah.

Pihak sekolah sebelumnya menyampaikan bahwa lokasi tersebut telah ditinjau Disdikbud serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)!pada 18 September 2026. Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak sekolah, penanganan sarana dan prasarana tersebut telah masuk tahap perencanaan pembangunan tahun 2027.


Pihak sekolah berharap rencana tersebut dapat direalisasikan, sehingga lingkungan belajar menjadi lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda juga meninjau rencana lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah Kelurahan Sempaja Utara sebagai bagian dari agenda peninjauan lapangan.

Kunjungan ini mencerminkan perhatian Pemkot Samarinda terhadap dua hal penting sekaligus, yakni pembentukan karakter generasi muda dan kebutuhan infrastruktur yang mendukung pelayanan publik.

Melalui edukasi antikorupsi, perhatian terhadap lingkungan pendidikan,dan peninjauan langsung di lapangan, Pemkot Samarinda terus mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada fasilitas, tetapi juga pada kualitas manusia. Sebab, membangun kota bukan semata-mata tentang menyiapkan infrastruktur, melainkan juga membentuk generasi yang jujur, berintegritas, dan bertanggung jawab. (ACL/HER/KMF-SMR | FOTO: JIR/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Gulma Penuhi Polder Gang Indra, Andi Harun Wacanakan Pipa Bawah Tanah ke Mahakam

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar