2 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar masyarakat di Jalan Dr. Sutomo Gang 8 RT 38, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu.

Peringatan Maulid Nabi tersebut berlangsung khidmat dan diisi dengan tausiah yang disampaikan Ust. H. Gusti Dzulkifli, S.Pd.I. Kegiatan juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Syaparuddin, S.Sos., Camat Samarinda Ulu, Lurah Sidodadi, serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Saefuddin mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi, kepedulian sosial, sekaligus meningkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan.

Ia juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat kondisi kemarau yang masih berlangsung di Samarinda.

Menurutnya, kondisi cuaca yang kering membuat api lebih mudah muncul dan menyebar. Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran.

Saefuddin meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah selama musim kemarau. Aktivitas tersebut dinilai berisiko menimbulkan api yang sulit dikendalikan, terlebih ketika kondisi lingkungan dan vegetasi dalam keadaan kering.

Selain persoalan karhutla, ia juga mengingatkan warga untuk memperhatikan potensi kebakaran yang terjadi dari lingkungan permukiman. Masyarakat diminta memastikan api, kompor, dan tabung gas dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

Penggunaan peralatan listrik juga perlu dilakukan secara cermat. Warga diimbau memeriksa instalasi dan peralatan listrik serta tidak meninggalkan perangkat yang berpotensi menimbulkan panas atau korsleting dalam keadaan menyala.

Usai rangkaian Peringatan Maulid Nabi, Saefuddin bersama Ust. H. Gusti Dzulkifli turut memanjatkan munajat kepada Allah SWT. Doa tersebut dipanjatkan agar masyarakat Samarinda senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, serta segera mendapatkan hujan di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.

Munajat juga ditujukan agar kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kota Samarinda segera mereda dan kondisi lingkungan kembali aman.

Saefuddin berharap ikhtiar melalui doa tersebut dapat berjalan seiring dengan upaya nyata seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas, tetapi membutuhkan kepedulian bersama dari masyarakat.

Ia pun mengajak warga untuk saling mengingatkan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, diharapkan risiko kebakaran selama musim kemarau dapat ditekan sehingga keselamatan masyarakat dan lingkungan Kota Samarinda tetap terjaga. (JEF/ASYA/DOKPIM/KMF-SMR)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Jumat Bersepeda KK, Cara Siswa Bantuas Hafalkan 9 Nilai Antikorupsi

i
Berita Sebelumnya

Andi Harun Dorong PAN Kedepankan Politik Berbasis Ilmu

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar