9 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda, Dr Andi Harun, mengajak keluarga besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur untuk terus memperkuat persatuan serta memastikan organisasi memberikan manfaat nyata bagi anggotanya dan masyarakat luas. 

Pesan tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) IX KKSS Kaltim yang menjadi forum penting untuk menentukan arah organisasi dan memilih kepemimpinan baru periode 2026–2031.

Menurut Andi Harun, pergantian kepemimpinan dalam organisasi merupakan bagian penting dari proses regenerasi sekaligus momentum untuk mengevaluasi peran dan fungsi organisasi di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

“Suatu organisasi pasti memiliki tujuan untuk melakukan penyegaran terhadap respons organisasi atas dinamika perkembangan, sekaligus melakukan regenerasi kepemimpinan. Momentum Muswil ini harus menjadi sarana mengevaluasi peran dan fungsi organisasi, termasuk manfaatnya bagi warga dan bagi Kalimantan Timur,” ujarnya saat membuka Muswil IX KKSS Kaltim di Ballroom Puri Senyiur Hotel, Minggu (31/5/2026).

Musyawarah Wilayah IX KKSS Kaltim menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi yang tidak hanya membahas evaluasi program kerja dan arah organisasi lima tahun ke depan, tetapi juga memilih ketua baru yang akan memimpin KKSS Kaltim periode 2026–2031.


Suasana persaudaraan dan semangat kebersamaan mewarnai jalannya Muswil yang dihadiri para tokoh KKSS, unsur pemerintah daerah, legislatif, serta pengurus KKSS dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Panitia dan pengurus juga mengajak seluruh peserta menjaga kondusivitas forum serta mengedepankan nilai kekeluargaan dalam setiap proses musyawarah dan pengambilan keputusan.

Pada Muswil kali ini, dua putra terbaik Sulawesi Selatan maju sebagai kandidat Ketua KKSS Kaltim periode 2026–2031, yakni Prof. Dr. Ridwan Tassa dan H. Muhammad Nasir. Keduanya dinilai memiliki komitmen dan kapasitas untuk membawa organisasi semakin solid, profesional, serta mampu memperkuat persatuan warga KKSS di Kalimantan Timur.

Andi Harun berharap proses pemilihan ketua tidak hanya didasarkan pada semangat dukung-mendukung semata, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan organisasi di masa depan. 

Menurutnya, kepemimpinan yang terpilih harus mampu menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi warga KKSS sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

“KKSS harus menjadi organisasi yang memberi manfaat lebih besar bagi warganya dan mendukung pembangunan daerah. Di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung. KKSS harus menjadi garda terdepan dan simpul utama dalam memperkuat persatuan daerah,” tegasnya.


Dalam sambutannya, Andi Harun juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga ketertiban selama pelaksanaan Muswil. Ia menegaskan bahwa forum musyawarah harus menjadi contoh kedewasaan berorganisasi dan bukan menjadi ruang yang menimbulkan persoalan baru.

“Musyawarah ini harus berjalan tertib dan tidak boleh ada tindakan yang melanggar hukum. Justru dari forum inilah kita memperlihatkan kepada publik bahwa KKSS benar-benar siap menjadi organisasi yang memberi manfaat, bukan menjadi sumber masalah,” katanya.

Menurut Andi Harun, masyarakat akan menilai kualitas sebuah organisasi dari cara organisasi tersebut menjalankan proses musyawarah dan menyikapi perbedaan. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta mengedepankan nilai-nilai persaudaraan, penghormatan, dan kebersamaan yang telah diwariskan para leluhur.

Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi banyak organisasi sosial kemasyarakatan saat ini, yakni mulai bergesernya nilai-nilai luhur akibat kepentingan praktis yang tidak sejalan dengan tujuan organisasi.


“Kalau organisasi sosial budaya sudah mulai diperlakukan seperti organisasi politik yang mengedepankan kepentingan sesaat, maka kita harus mengingatkan diri kita sendiri. Kita boleh modern, boleh maju, tetapi jangan pernah meninggalkan adab, tata krama, dan nilai-nilai yang diwariskan oleh para sesepuh,” ujarnya.

Andi Harun menilai peran para tokoh dan sesepuh KKSS tetap sangat penting dalam menjaga arah organisasi. Menurutnya, pandangan dan nasihat para orang tua harus terus menjadi rujukan dalam setiap pengambilan keputusan strategis agar organisasi tetap berada pada jalur yang benar.

“Jangan sampai kita meninggalkan para sesepuh dan tokoh-tokoh kita. Kemajuan organisasi harus tetap berpijak pada nilai, adab, dan kearifan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi,” tambahnya.

Usai memberikan sambutan, Andi Harun didampingi jajaran pengurus KKSS secara simbolis membuka Musyawarah Wilayah IX KKSS Provinsi Kalimantan Timur dengan melakukan pemukulan gong. Pembukaan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta yang hadir dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai penanda dimulainya rangkaian Muswil yang akan menentukan kepemimpinan KKSS Kaltim untuk lima tahun mendatang. (MAF/DON/KMF-SMR | FOTO: BAY/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Saefuddin Zuhri: Budaya Banjar Adalah Kekuatan Harmoni dan Identitas Kota Samarinda

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar