1305 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda Andi Harun menekankan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai luhur budaya Bugis-Makassar yang terangkum dalam konsep Pangadereng.

Demikian sambutan Andi Harun saat menghadiri  silaturahmi Ramadan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang dirangkai dengan buka puasa bersama, pelantikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) KKSS Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda, serta penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu di GOR Segiri, Senin (16/3/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Provinsi Kalimantan Timur bersama Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS Kota Samarinda ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan, sekaligus memperkuat kebersamaan antara warga KKSS dengan pemerintah daerah dan berbagai unsur masyarakat di Kota Samarinda.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Rasyid, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang terdiri dari jajaran TNI, Polri, Kejaksaan hingga Pengadilan, serta jajaran pengurus KKSS tingkat provinsi maupun kota. Hadir pula para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para sesepuh warga Sulawesi Selatan yang berdomisili di Samarinda.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat dilakukan penyerahan santunan secara simbolis kepada perwakilan anak-anak yatim piatu yang hadir dalam kegiatan tersebut. Momen ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat.


Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi dalam suasana Ramadan bersama keluarga besar KKSS. Menurutnya, kebersamaan tersebut merupakan nikmat yang patut disyukuri, terlebih di penghujung bulan suci Ramadan yang sarat dengan keberkahan.

Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga setelah bulan suci berlalu. Umat Islam, kata dia, diharapkan tidak hanya menjadi Ramadhaniyun—yang semangat beribadah hanya saat Ramadan—melainkan mampu menjadi Rabbaniyun, yakni pribadi yang tetap istiqamah menjalankan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Andi Harun menilai kegiatan silaturahmi seperti buka puasa bersama menjadi sarana penting dalam mempererat persaudaraan di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan KKSS. Ia berharap kebersamaan tersebut tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi dapat berkembang menjadi silaturahmi yang berkualitas serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Terkait dengan pelantikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) KKSS Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda, ia mengingatkan agar lembaga tersebut menjalankan perannya secara profesional dan berintegritas, yakni membantu masyarakat dalam menemukan keadilan dan kebenaran, bukan justru mencari-cari perkara yang tidak perlu dipersoalkan.


Pada kesempatan itu, Andi Harun juga menyinggung rencana pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) KKSS. Ia menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi dengan berpegang pada nilai-nilai luhur budaya Bugis-Makassar yang terangkum dalam konsep Pangadereng. Dalam filosofi tersebut, kepemimpinan dianalogikan seperti “kayu lurus” yang matang dan kokoh, melambangkan kedewasaan, kematangan, serta kemampuan memimpin dengan bijaksana.

Ia menegaskan bahwa proses pemilihan kepemimpinan dalam organisasi sebaiknya berjalan secara mandiri dan bermartabat tanpa intervensi dari pihak penguasa. Dirinya menyatakan tetap bersikap netral dan tidak memberikan dukungan kepada calon mana pun, karena menurutnya pemimpin KKSS harus lahir dari kesepakatan dan kehendak seluruh anggota organisasi.

Mengakhiri sambutannya, Andi Harun mengajak seluruh keluarga besar KKSS untuk terus menjaga persatuan serta menjadikan organisasi sebagai wadah pemersatu dan pengayom masyarakat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf menjelang Hari Raya Idulfitri kepada seluruh hadirin atas segala kekhilafan, baik secara pribadi maupun dalam kapasitasnya sebagai Wali Kota Samarinda.

Usai sambutan Wali Kota Samarinda, acara dilanjutkan dengan tausyiah yang disampaikan Ketua MUI Provinsi Kalimantan Timur KH. Muhammad Rasyid. Kegiatan kemudian dirangkai dengan buka puasa bersama, salat Magrib berjamaah, makan malam, serta ditutup dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah. (ER/MAF/DON/KMF-SMR | FOTO: ARY/DOKPIM)


Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Rekam Jejak Jadi Penentu Calon Kepala Sekolah

i
Berita Sebelumnya

Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Marbot, dan Petugas Kebersihan, Wawali Saefuddin Zuhri Apresiasi Kepedulian Sosial Donatur

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar