SAMARINDA. KOMINFONEWS – Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, SE, MM terus memperkuat kapasitas kepemimpinan melalui pengembangan potensi diri. Hal itu ditunjukkan saat dirinya mengikuti kegiatan pemetaan potensi menggunakan metode Talent DNA dalam sesi mentor Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan X Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom, dari ruang kerjanya di Balai Kota Samarinda, Rabu (13/5/2026) siang.
Kegiatan yang difasilitasi Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia itu menjadi bagian penting dalam rangkaian pembentukan pemimpin birokrasi yang adaptif, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pajar Iswahyudi dari Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik (Pusjar SKPP) LAN RI menjelaskan, metode Talent DNA dirancang untuk memetakan kekuatan, potensi tersembunyi, hingga kelemahan individu yang perlu diantisipasi dalam proses kepemimpinan.
“Tujuan akhirnya adalah menyusun strategi pengembangan diri dengan mengoptimalkan potensi kekuatan serta meminimalkan kelemahan agar tidak menghambat proses kepemimpinan,” ujarnya.
Menurut dia, peran mentor dan pimpinan sangat menentukan agar seluruh tahapan pemetaan hingga penyusunan strategi pengembangan diri berjalan optimal dan berdampak nyata dalam birokrasi.

Keikutsertaan Saefuddin Zuhri dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam membangun sumber daya aparatur yang profesional, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik di era modern.
Melalui pendekatan Talent DNA, peserta diajak memahami pola kekuatan alami yang dimiliki sejak lahir. Hasil pemetaan itu kemudian menjadi dasar dalam membangun strategi pengembangan diri, memperkuat komunikasi, serta meningkatkan kolaborasi di lingkungan kerja.
Sesi interpretasi hasil dipandu Eka Chandra dari ESQ. Ia menegaskan setiap individu memiliki talenta unik yang sering kali belum sepenuhnya disadari.
“Melalui Talent DNA, peserta dapat mengetahui kekuatan dominan yang selama ini mungkin belum disadari,” katanya.
Selain pemetaan potensi diri, kegiatan juga diisi diskusi interaktif terkait pengembangan karakter, manajemen potensi, hingga strategi menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berubah. Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang sesi berlangsung. (EKO/HER/KMF-SMR | FOTO: CHRIS/DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar