37 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di sektor kesehatan dan pelayanan publik. Komitmen itu ditegaskan Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, SE, MM saat menerima audiensi Universitas Megarezky di Ruang Rapat Wawali, Kantor Balai Kota Samarinda, Kamis (21/5/2026) siang.

Audiensi tersebut membahas peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, kesehatan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat. Saefuddin didampingi Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Samarinda Idfi Septiani, S.STP, M.Si, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Drs. Siami Misnam, serta Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Budy Setyawan, S.Kep.

Sementara dari Universitas Megarezky hadir Direktur Program Pascasarjana Dr. Ns. Julia Fitrianingsih, Ketua Program Studi Dr. Dian, dan mahasiswa pascasarjana asal Samarinda, dr. Sabrina.


Dalam sambutannya, Saefuddin menegaskan Pemkot Samarinda terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurut dia, pemerintah harus bergerak cepat, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di era digital saat ini.

“Kalau kita bisa melayani dengan baik, tentu masyarakat akan memberikan apresiasi yang baik. Tapi sebaliknya, apabila pelayanan kepada masyarakat tidak baik, tentu hujatan juga akan datang,” ujar Saefuddin.

Ia menilai kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas SDM kesehatan di Kota Samarinda. Hubungan antarlembaga, kata dia, harus terus dibangun agar melahirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemkot Samarinda juga menegaskan dukungannya terhadap pengembangan riset dan pengabdian masyarakat, khususnya pada isu kesehatan perkotaan seperti stunting, kesehatan ibu dan anak, hingga transformasi digital layanan kesehatan.


Sementara Idfi Septiani menjelaskan seluruh proses kerja sama akan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, termasuk Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 22 Tahun 2020 tentang tata kerja sama daerah. Kerja sama nantinya diawali dengan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan dilanjutkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang bersifat teknis.

Budy Setyawan menambahkan, kebutuhan tenaga kesehatan di Samarinda terus meningkat. Saat ini jumlah tenaga kesehatan di lingkungan Pemkot Samarinda mencapai sekitar 1.892 orang dan diproyeksikan meningkat menjadi lebih dari 2.000 orang pada 2026–2027.

Menurut Budy, kerja sama dengan perguruan tinggi sangat penting untuk mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan yang sebagian besar masih aktif bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

Menanggapi hal tersebut, Julia Fitrianingsih menjelaskan kampusnya menerapkan sistem pembelajaran hybrid dengan komposisi 70 persen daring dan 30 persen luring. Sistem tersebut dinilai memudahkan mahasiswa dari luar daerah, termasuk tenaga kesehatan di Samarinda.


Julia juga menegaskan kerja sama yang dibangun tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga mencakup tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Ia menilai Samarinda memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan riset kesehatan, terutama dengan dukungan posisi strategis Kaltim sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Audiensi ditutup dengan ajakan Saefuddin Zuhri untuk terus membangun kolaborasi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. Ia berharap kerja sama antara Pemkot Samarinda dan perguruan tinggi mampu melahirkan inovasi, riset, dan program nyata yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah. (YAS/HER/KMF-SMR | FOTO: JEF/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Cetak Laba Perdana Rp 2,74 Miliar dalam 20 Tahun, Bank Samarinda Siap Ekspansi Digital

i
Berita Sebelumnya

Jelang Iduladha, Wawali Samarinda Tinjau Pasar dan RPH Jaga Stabilitas Harga

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar