14 Kali

BALIKPAPAN.KOMINFONEWS – Pemerintah Kota Samarinda kembali menorehkan capaian dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan. Samarinda berhasil memborong dua penghargaan sekaligus dalam agenda yang digelar di Kota Balikpapan, Kamis (3/9/2026) malam.

Dua penghargaan tersebut masing-masing diraih pada Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dan Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kota.

Pada kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, Samarinda berhasil meraih Terbaik II dan memperoleh apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebesar Rp1,5 miliar.

Sementara pada Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, Samarinda juga menempati posisi Terbaik II tingkat kota dengan memperoleh tambahan 250 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.

Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai penghargaan yang diterima menjadi ukuran konkret atas kerja jajaran Pemerintah Kota Samarinda yang terus melakukan pembenahan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Ini menjadi ukuran yang konkret atas kinerja teman-teman di lingkungan pemerintah yang terus berbenah, yang terus berusaha meningkatkan bidang-bidang pelayanan publik, di bidang pendidikan, di bidang pemukiman dan perumahan,” ujar Andi Harun.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pada sektor lainnya. Ia berharap pada tahun mendatang Samarinda juga mampu masuk dalam jajaran terbaik pada kategori pelayanan kesehatan maupun pengelolaan persampahan dan lingkungan.

“Mudah-mudahan pada tahun depan kita bisa mengisi lagi formasi di sektor lain misalnya di sektor lingkungan asri, di bidang persampahan, kemudian begitu pula pada aspek-aspek pelayanan kesehatan,” harapnya.

Andi Harun mengatakan, khusus sektor kesehatan, Pemerintah Kota Samarinda saat ini tengah melakukan pembenahan secara signifikan. Ia berharap upaya tersebut dapat membawa Samarinda masuk dalam tiga besar daerah terbaik pada penilaian berikutnya.

“Memang tahun ini kita berbenah sangat signifikan di bidang kesehatan, ya mudah-mudahan tahun depan sudah bisa juga masuk kategori penilaian salah satu dari tiga terbaik yang dinominasi untuk mendapatkan itu,” katanya.


Ia menegaskan, berbagai penghargaan yang diterima bukan menjadi alasan untuk berhenti berbenah. Sebaliknya, capaian tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah untuk terus bekerja dan memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Pokoknya kita kerja saja. Kerja kita itu, insyaallah akan berhasil dan berdampak, dan pada akhirnya akan mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak,” tegasnya.

Andi Harun juga menyinggung penghargaan internasional yang baru-baru ini diterima Kota Samarinda, yakni WHO Healthy City Award 2026 – WHO Western Pacific Region dari World Health Organization (WHO).

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan kota sehat di Samarinda mendapat pengakuan di tingkat dunia melalui proses penilaian yang independen. Penghargaan itu diberikan atas komitmen Samarinda dalam membangun kota yang sehat, aman, nyaman dan inklusif, termasuk melalui upaya mencegah kekerasan serta mendorong kesetaraan gender melalui transformasi sistem, norma dan ruang perkotaan.

Ia menilai capaian tersebut juga merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Bersama tentu dengan masyarakat, kalau tanpa dukungan masyarakat nggak bisa juga,” ujarnya.

Dengan tambahan dua penghargaan dari Kemendagri tersebut, Andi Harun menegaskan komitmen Pemkot Samarinda untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Pokoknya kerja, kerja, kerja,” pungkas Andi Harun yang hadir malam itu didampingi Sekda Samarinda Neneng Chamelia Shanti dan Kepala BPKAD Samarinda Ananta Fathurazzi.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan digelarnya penghargaan ini upaya Kemendagri untuk menampilkan kinerja nyata kepala daerah berprestasi. 

Meski tidak menampik adanya sejumlah kepala daerah yang memiliki catatan negatif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, Mendagri menilai masih banyak kepala daerah yang menunjukkan capaian positif.

“Penghargaan malam ini itu menunjukkan bahwa banyak kepala kepala daerah juga yang bagus, yang berprestasi. Jangan digeneralisasikan semua kepala daerah buruk,” tegas Mendagri kepada wartawan usai kegiatan.

Kemendagri sendiri menunjuk Instititut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai penyelenggara. Rektor IPDN Halilul Khairi dan Wakil Bidang Administrasi Arief M Edie juga hadir di acara tersebut.

Halilul Khairi menegaskan pemberian penghargaan itu berdasarkan fakta dan capaian dari pemerintah daerah.(DON/KMF-SMR)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Gerak Cepat Pasca Aksi, Samarinda Kembali Bersih, Andi Harun: Usai Aspirasi Disampaikan, Kota Ini Tetap Harus Kita Jaga Bersama

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar