SAMARINDA, KOMINFONEWS – Silaturahmi Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Samarinda dengan Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun di Anjungan Karang Mumus, Balai Kota Samarinda, Rabu (23/9/2026) sore, tidak hanya menjadi ajang menyampaikan undangan kegiatan. Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas rencana peresmian fasilitas pendidikan Muhammadiyah sekaligus penataan aset yang dinilai penting untuk segera diperjelas legalitasnya.
Dalam audiensi tersebut, jajaran PDM Kota Samarinda menyampaikan sejumlah agenda kepada Wali Kota. Salah satunya rencana pelaksanaan Jalan Sehat Muhammadiyah yang dijadwalkan pada 14 November 2026. PDM berharap Andi Harun dapat hadir dalam kegiatan yang akan melibatkan keluarga besar Muhammadiyah tersebut.
Selain undangan Jalan Sehat, PDM juga menyampaikan rencana peresmian TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) di Desa Pampang. Pembangunan fasilitas pendidikan tersebut telah rampung dan mendapat antusiasme masyarakat setempat. PDM berharap Wali Kota dapat hadir sekaligus meresmikan fasilitas pendidikan yang disebut menjadi satu-satunya TK di kawasan tersebut.
Menanggapi undangan tersebut, Andi Harun menyampaikan apresiasi atas silaturahmi dan berbagai kegiatan yang telah dilakukan Muhammadiyah di Samarinda. Terkait rencana peresmian TK ABA di Pampang, ia menyatakan kesediaannya untuk hadir apabila waktunya sesuai dengan agenda pemerintahan.
“Insyaallah kalau waktunya pas, saya akan hadir meresmikan,” ujar Andi Harun.

Dalam pertemuan itu, PDM juga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Andi Harun dan pelayanan publik Pemerintah Kota Samarinda. Apresiasi tersebut diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada Wali Kota sebagai bentuk penghormatan atas dukungan dan sinergi yang selama ini terjalin dengan Muhammadiyah.
Andi Harun menyambut baik penghargaan tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Muhammadiyah Kota Samarinda. Ia menilai hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan, termasuk Muhammadiyah, penting untuk terus dijaga dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Selain agenda organisasi, audiensi juga menyinggung persoalan aset Muhammadiyah yang sebagian masih memerlukan penataan administrasi dan penyelesaian dokumen kepemilikan. Menanggapi hal tersebut, Andi Harun meminta agar seluruh aset Muhammadiyah di Kota Samarinda segera diinventarisasi secara menyeluruh.
Menurutnya, inventarisasi perlu dilakukan terhadap seluruh aset, baik tanah, sekolah maupun masjid. Data tersebut selanjutnya perlu dilengkapi dengan informasi mengenai ukuran, asal-usul perolehan, serta dokumen yang menjadi dasar kepemilikannya.
Ia menjelaskan, persoalan aset pemerintah saat ini semakin ketat karena setiap proses pelepasan aset harus mengikuti ketentuan dan penilaian yang berlaku. Karena itu, aset yang sejak awal belum dilengkapi dokumen kepemilikan secara tuntas berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Untuk aset Muhammadiyah yang administrasinya belum tuntas, Andi Harun menyarankan agar seluruh dokumen dan riwayat tanah diperiksa kembali. Pemerintah Kota Samarinda, menurutnya, dapat membantu mendorong proses penyelesaian administrasi dan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Ia juga mencontohkan sejumlah aset Muhammadiyah yang riwayatnya masih dapat ditelusuri melalui registrasi di tingkat kelurahan. Karena itu, camat dan lurah diarahkan untuk membantu melakukan pengecekan terhadap riwayat serta status tanah yang bersangkutan.
Data yang perlu dicatat, menurutnya, tidak hanya luas dan batas tanah, tetapi juga sumber perolehan, riwayat kepemilikan, serta kelengkapan dokumen. Dengan data yang tertata, pemerintah akan lebih mudah membantu mendorong penyelesaian persoalan administrasi maupun legalitas dengan instansi terkait.
Andi Harun menilai langkah tersebut penting dilakukan sejak sekarang agar aset-aset Muhammadiyah memiliki kepastian administrasi dan tidak menimbulkan persoalan baru apabila di kemudian hari muncul klaim dari pihak lain.
Audiensi kemudian ditutup dengan foto bersama. Pertemuan tersebut sekaligus memperkuat komitmen sinergi antara Pemerintah Kota Samarinda dan Muhammadiyah dalam mendukung kegiatan pendidikan, sosial, keagamaan, serta kemasyarakatan di Kota Samarinda. (MAF/ASYA/KMF-SMR | FOTO: CRIS/DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar