SAMARINDA. KOMINFONEWS – Kepedulian terhadap peningkatan pelayanan keagamaan di Kota Samarinda kembali ditunjukkan Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun. Ia merespons cepat sejumlah aspirasi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Samarinda, mulai dari pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan Haji hingga dukungan penyediaan lahan untuk pembangunan kantor.
Komitmen tersebut disampaikan Andi Harun saat menerima kunjungan audiensi Kemenhaj Kota Samarinda di Ruang Rapat Wali Kota, Kantor Balai Kota Samarinda, Senin (2/11/2026) sore.
Dalam pertemuan itu, Wali Kota didampingi sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda serta beberapa anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).
Ada tiga agenda utama yang dibahas. Yakni pembentukan Satgas Kesehatan Tim Penyelenggara Haji Kota Samarinda, permohonan hibah lahan untuk pembangunan kantor Kemenhaj, serta rencana kunjungan Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam waktu dekat.
Andi Harun menyambut baik berbagai aspirasi tersebut. Ia mengapresiasi kunjungan dan komunikasi yang terjalin sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antarlembaga demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Terkait pembentukan Satgas Kesehatan Haji, Andi Harun menegaskan akan segera menindaklanjutinya dengan mengoordinasikan perangkat daerah terkait.
Ia meminta agar pembentukan satgas dapat segera direalisasikan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda ditetapkan sebagai penanggung jawab, sedangkan Kepala Dinas Kesehatan menjadi ketua tim.
Langkah ini menjadi bagian dari perhatian Pemkot Samarinda terhadap pentingnya kesiapan kesehatan jemaah haji. Dengan koordinasi yang lebih terstruktur, pelayanan dan pendampingan kesehatan diharapkan dapat berjalan optimal.
Perhatian serupa juga ditunjukkan Andi Harun terhadap permohonan hibah lahan untuk pembangunan kantor Kemenhaj Samarinda dan Kemenhaj Kalimantan Timur.
Ia menyampaikan bahwa Pemkot Samarinda memiliki lahan di Kompleks Religi Center, Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, yang berpotensi dimanfaatkan untuk kebutuhan tersebut.
Menurutnya, penyediaan lahan bagi kantor pelayanan haji bukan sekadar pemenuhan kebutuhan fasilitas. Lebih dari itu, langkah ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat.

“Insyaallah dalam minggu ini juga saya akan tinjau lahannya. Selanjutnya, saya minta kepada BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Red) untuk segera memproses administrasi hibahnya. Semoga paling lambat November ini sudah beres,” ungkap Andi Harun.
Pernyataan tersebut disambut gembira oleh jajaran Kemenhaj Kota Samarinda. Kepastian tindak lanjut ini menjadi angin segar bagi rencana pembangunan fasilitas pelayanan yang lebih representatif.
Sementara terkait rencana kunjungan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Andi Harun meminta agar komunikasi terus dilakukan. Mengingat jadwal kunjungan belum ditetapkan secara pasti, koordinasi lebih lanjut diperlukan agar agenda tersebut dapat dipersiapkan dengan baik.
Melalui respons cepat terhadap berbagai kebutuhan tersebut, Andi Harun menegaskan komitmen Pemkot Samarinda untuk terus hadir mendukung pelayanan publik, termasuk pelayanan keagamaan. (HER/KMF-SMR | FOTO: BAY/DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar