6 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Perkemahan Raimuna Kwartir Ranting (Kwaran) Samarinda Ulu tidak sekadar menjadi agenda berkemah bagi Pramuka Penegak dan Pandega. Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan persaudaraan, pengembangan keterampilan, sekaligus penanaman semangat kepemimpinan bagi generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., saat memberikan amanat pada upacara pembukaan Perkemahan Raimuna Ranting Kwaran Samarinda Ulu di halaman parkir Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mulawarman, Kamis (10/9/2026) sore.

Di hadapan para peserta, Saefuddin menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki posisi penting sebagai wadah pendidikan nonformal dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, kepramukaan tidak boleh dipandang sebatas kegiatan berkemah, baris-berbaris, mengenakan seragam, maupun mengikuti perlombaan.

"Gerakan Pramuka merupakan proses pendidikan nonformal yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda Indonesia," ujarnya.


Ia menyebut, melalui kegiatan kepramukaan, generasi muda ditempa menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, tangguh, peduli, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, lanjutnya, tetap relevan di tengah perkembangan teknologi informasi, perubahan sosial, dan berbagai tantangan kehidupan yang semakin kompleks.

"Adik-adik dituntut bukan hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga memiliki akhlak, integritas, kemampuan beradaptasi, serta semangat untuk terus belajar dan berkarya," pesannya.

Saefuddin juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu. Kemampuan bekerja sama dan menghargai orang lain merupakan bagian penting yang harus terus dibangun melalui kegiatan kepramukaan.

Karena itu, ia berharap Raimuna Ranting Samarinda Ulu tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi proses pembelajaran yang memperkaya pengalaman sekaligus membentuk kepribadian para peserta.


"Raimuna Ranting ini hendaknya tidak dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial, tapi sebagai proses pembelajaran yang akan memperkaya pengalaman dan membentuk kepribadian adik-adik sekalian," tegasnya.

Lebih lanjut, Saefuddin menjelaskan bahwa Raimuna merupakan pertemuan besar bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. Momentum tersebut dinilainya penting untuk memperluas pergaulan, bertukar pengalaman, membangun jaringan persahabatan, serta mengembangkan potensi diri.

Ia pun berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab, serta menjadikan setiap agenda sebagai kesempatan untuk belajar.

"Raimuna menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarpeserta, antargugus depan, antarpembina, dan seluruh keluarga besar Pramuka," katanya.

Menurutnya, persaudaraan menjadi salah satu nilai penting dalam Gerakan Pramuka. Karena itu, seluruh peserta diminta membangun persahabatan dengan mengedepankan sikap saling menghormati.


Saefuddin turut mendorong agar Gerakan Pramuka di Kota Samarinda terus berkembang, semakin aktif, dan mampu menjangkau lebih banyak generasi muda. Ia berharap Pramuka hadir sebagai organisasi yang terbuka, inklusif, dan adaptif dalam menjawab tantangan zaman.

"Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat iman dan ketakwaan, menumbuhkembangkan kedisiplinan dan kemandirian, meningkatkan keterampilan dan kreativitas, memperluas persahabatan, menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, membentuk jiwa kepemimpinan, meneguhkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara serta agama," pesannya.

Raimuna Ranting Kwaran Samarinda Ulu berlangsung pada 10 hingga 12 September 2026 dengan lokasi kegiatan di area Perpustakaan Universitas Mulawarman dan LPPM. Kegiatan mengusung tema "Bersatu dalam Karya, Bergerak untuk Bangsa" dengan 17 ragam kegiatan.

Pelaksanaannya melibatkan Pramuka Penegak dan Pandega dari lima Kwartir Ranting di Kota Samarinda, yakni Kwaran Samarinda Ulu, Samarinda Kota, Samarinda Utara, Sambutan, dan Sungai Pinang.


Berdasarkan data panitia, kegiatan tersebut diikuti 200 peserta dari 13 satuan pendidikan dan perguruan tinggi. Para peserta diharapkan dapat memanfaatkan seluruh rangkaian kegiatan untuk memperluas pengetahuan dan pengalaman melalui materi yang diberikan narasumber maupun tim pelatih.

Menutup amanatnya, Saefuddin berpesan kepada seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, keimanan, dan persahabatan selama mengikuti perkemahan.

Dengan semangat tersebut, ia secara resmi membuka Perkemahan Raimuna Ranting Samarinda Ulu Tahun 2026.

"Teruslah berkarya, teruslah belajar, dan teruslah menjadi generasi muda yang berkarakter serta membanggakan kepada keluarga, saudara, dan handai tolan," pungkasnya. (MAF/ASYA/KMF-SMR | FOTO: ARY/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Luruskan Pemberitaan Mobil Jabatan, Andi Harun Tegaskan Pengembalian Rp3.739.270.270 ke Kas Daerah

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar