12 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS — Keberlanjutan dan manfaat nyata bagi masyarakat menjadi penekanan dalam implementasi proyek perubahan Transformasi Ekosistem Regulasi Samarinda (Teras Samarinda) yang dipaparkan dalam Seminar Evaluasi Implementasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan X Tahun 2026, Selasa (29/9/2026) pagi.

Penekanan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., saat menjadi mentor dalam seminar yang digelar Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Kampus Pusjar SKPP LAN RI, Jalan HM Ardans (Ringroad III) Samarinda.

Menurut Saefuddin, proyek perubahan dalam PKN Tingkat II tidak boleh berhenti setelah peserta menyelesaikan pelatihan dan memperoleh sertifikat. Hal yang lebih penting adalah implementasi serta manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah pejabat Pemerintah Kota Samarinda sebagai peserta PKN Tingkat II. Seminar turut menghadirkan Dr. Fajar Iswahyudi, S.E., M.P.A., selaku coach Sekretaris Daerah Kota Samarinda, serta Ir. H. Irhamsyah, S.T., M.T., selaku narasumber.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, S.T., M.Si., memaparkan proyek perubahannya di hadapan Wawali Samarinda selaku mentor, coach, dan narasumber. Proyek perubahan yang dipaparkan mengusung tema “Teras Samarinda”.

Dalam paparannya, Neneng menjelaskan bahwa Teras Samarinda digagas sebagai upaya untuk menyinkronkan kebijakan, membiasakan proses deliberasi, serta mendorong pengambilan keputusan berbasis data. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat akuntabilitas dan efisiensi sehingga bermuara pada terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik.


“Teras Samarinda hadir untuk transformasi ekosistem, bukan sekadar integrasi sistem,” jelasnya.

Melalui konsep tersebut, berbagai sumber daya di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda diarahkan untuk disatukan dalam sebuah ekosistem yang sehat dan kolaboratif, sehingga hasil akhirnya dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Neneng juga menyampaikan bahwa komitmen terhadap proyek perubahan tersebut lahir dari berbagai saran dan masukan yang diperoleh saat Seminar Rancangan Proyek Perubahan (RPP), sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi menyeluruh.

Salah satu contoh yang disampaikan adalah pelaksanaan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Testimoni masyarakat menunjukkan bahwa program tersebut menjadi harapan bagi warga. Karena itu, pemerintah dituntut memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak serta mencegah terjadinya konflik kepentingan.

“Dalam mewujudkan saran dan masukan Bapak Wali Kota Samarinda, Teras Samarinda menjadi solusi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Neneng menyampaikan bahwa regulasi yang menjadi landasan Teras Samarinda telah ditandatangani oleh Wali Kota Samarinda. Keberadaan regulasi tersebut diharapkan menjadi pijakan yang berkelanjutan bagi penyelenggaraan pemerintahan di Kota Samarinda.

“Insya Allah ke depannya menjadi solusi, sehingga kelak siapa pun yang menjabat, Pemerintah Kota Samarinda telah memiliki rel dan tidak tergantung pada individunya,” ungkapnya.


Ia menambahkan, ke depan Teras Samarinda diharapkan dapat berkembang menjadi sistem yang mencakup seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan di Kota Samarinda, dari A sampai Z.

Menanggapi paparan tersebut, Wakil Wali Kota Samarinda selaku mentor menyampaikan bahwa proyek perubahan yang dipaparkan Neneng merupakan langkah yang membawa perubahan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, selama menjalankan tugas sebagai Sekretaris Daerah, Neneng telah membangun berbagai analisis, kebersamaan, dan kerja sama, baik dengan masyarakat maupun antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kerja sama tersebut bukan hanya dengan masyarakat, tetapi juga merupakan kerja sama antar-OPD yang benar-benar memastikan tidak ada tumpang tindih antara kebijakan satu OPD dengan OPD yang lainnya,” kata Saefuddin.

Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan proyek perubahan tidak hanya dilihat dari selesainya tahapan pelatihan maupun diperolehnya sertifikat. Hal yang paling penting adalah implementasi dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Yang saya tekankan satu hal, yaitu harus ada manfaat bagi masyarakat. Tentunya juga harus ada efisiensi yang dapat dirasakan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menyesuaikan implementasi Teras Samarinda dengan kemampuan seluruh pihak serta membangun komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan proyek perubahan tersebut.


“Propernya bagus, tetapi jangan sampai setelah mendapatkan sertifikat kemudian selesai. Yang diharapkan Kota Samarinda adalah implementasinya, yaitu melaksanakan apa yang sudah disampaikan melalui Teras Samarinda,” jelasnya.

Menurut Saefuddin, keberadaan Peraturan Wali Kota sebagai pijakan telah menjadi modal penting untuk memastikan Teras Samarinda dapat terus dijalankan. Selanjutnya, diperlukan komitmen bersama antar-OPD, pemerintah, dan seluruh pihak terkait.

Ia juga menilai dukungan terhadap implementasi Teras Samarinda telah tersedia, termasuk arahan dari Wali Kota Samarinda serta peran sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, dan Inspektorat.

“Yang paling penting adalah implementasi. Informasi dan sistem yang sudah dibangun harus segera dilaksanakan sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Seminar kemudian dilanjutkan dengan paparan proyek perubahan dari peserta lainnya, yaitu Cahya Ernawan, Ak., M.Si., Kepala Bapenda Kota Samarinda, Fiona Citrayani, S.STP., M.M., Kepala BKPSDM Kota Samarinda, Hj. Yuyum Puspitaningrum, AP., M.H., Kepala Disnaker Kota Samarinda, Mochammad Arif Surochman, S.STP., M.H., Kepala Dinsos PM Kota Samarinda dan Yosua Laden, S.STP., M.Si., Kepala Kesbangpol Kota Samarinda.

Melalui kegiatan evaluasi ini, implementasi berbagai proyek perubahan diharapkan tidak berhenti pada tahapan pembelajaran dan penyelesaian pelatihan, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Samarinda.(RIZ/DON/KMF-SMR : CRIS/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Andi Harun Tekankan Kompetensi dan Integritas Calon Dewan Pengawas Varia Niaga

i
Berita Sebelumnya

Penilaian Akreditasi Perpustakaan Kota Samarinda Dorong Peningkatan Mutu Layanan Literasi

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar