SAMARINDA. KOMINFONEWS — Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun menegaskan pentingnya kompetensi, integritas, dan kemampuan bagi calon anggota Dewan Pengawas Perumda Varia Niaga Samarinda dari unsur pejabat pemerintah daerah untuk sisa periode 2023–2027.
Penegasan itu disampaikan Andi Harun saat memimpin Wawancara Akhir Calon Anggota Dewan Pengawas Perumda Varia Niaga di Balai Kota Samarinda, Selasa (29/9/2026) sore. Tahap akhir tersebut diikuti empat kandidat untuk selanjutnya dipilih satu orang sebagai anggota Dewan Pengawas.
Empat kandidat yang mengikuti wawancara akhir yakni Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda, Suparmin, SE, M.Eng, Kabag Kerja Sama, Idfi Septiani, STP, M.Si, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub), Didi Zulyani, S.STP, M.Si, serta Kabag Perencanaan Keuangan, Fahrul Hamid, SE, M.Si.

Dalam wawancara tersebut, Andi Harun menggali gagasan dan kesiapan masing-masing kandidat apabila dipercaya menduduki posisi Dewan Pengawas. Fokus utamanya adalah kemampuan membaca dan mengembangkan potensi bisnis Perumda Varia Niaga di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Menurut Andi Harun, Perumda Varia Niaga harus mampu mengoptimalkan unit-unit bisnis yang memiliki potensi, termasuk mengevaluasi lini usaha yang saat ini belum bergerak optimal dan belum memberikan kontribusi signifikan bagi perusahaan maupun daerah.
Karena itu, setiap kandidat diminta menyampaikan pandangan secara bergantian mengenai langkah konkret yang akan dilakukan untuk mendorong perusahaan tetap sehat, dan berkembang. Di sisi lain, Andi Harun menekankan bahwa posisi Dewan Pengawas bukan sekadar jabatan administratif. Peran tersebut membutuhkan orang yang memiliki kapasitas untuk mengawasi sekaligus memahami arah pengembangan perusahaan.

Ia juga mengingatkan sejumlah persyaratan penting sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Terutama terkait kompetensi, keahlian, integritas, kepemimpinan, pengalaman, jujur, perilaku yang baik, dan dedikasi yang tinggi untuk memajukan serta mengembangkan perusahaan,” tegas Andi Harun.
Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, SE, MM, Asisten II Setda Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, S.Sos, M.Si, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), H. Ananta Fathurrozi, S.Sos, M.Si, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Sementara itu, Wawali Saefuddin Zuhri turut menggali motivasi masing-masing kandidat untuk mengemban tugas sebagai anggota Dewan Pengawas. Ia juga menanyakan langkah strategis yang akan dilakukan apabila nantinya dipercaya menduduki posisi tersebut.
Pendalaman ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi untuk memastikan calon terpilih tidak hanya memiliki pengalaman birokrasi, tetapi juga mampu memberikan perspektif, pengawasan, dan gagasan yang dibutuhkan untuk memperkuat kinerja Perumda Varia Niaga.
Bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Dewan Pengawas memiliki posisi strategis dalam memastikan tata kelola perusahaan berjalan sehat, profesional, dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat serta kontribusi terhadap daerah. (HER/KMF-SMR | FOTO: ARY/DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar