SAMARINDA, KOMINFONEWS – Pemerintah Kota Samarinda terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah, termasuk melalui penguatan sektor ekonomi. Semangat tersebut ditunjukkan oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda yang berinisiatif mengambil peran sebagai distributor Samaqua, produk air minum dalam kemasan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Samarinda dengan Perumdam Tirta Kencana.
Inisiatif tersebut disampaikan dalam audiensi PMII Samarinda bersama Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, di Ruang Rapat Wali Kota, Lantai 2 Balai Kota Samarinda, Rabu (8/7/2026). Pertemuan tersebut turut didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Samarinda, Syamsu Nur, S.E., M.M.
Dalam kesempatan itu, jajaran PMII menyampaikan apresiasi atas berbagai kemajuan pembangunan di Kota Samarinda. Mereka juga memaparkan komitmen organisasi untuk berkontribusi dalam memperkuat ekonomi daerah melalui pemasaran produk lokal. Selain mengembangkan unit usaha berupa produk camilan dan kopi, PMII berencana menjadi distributor Samaqua sebagai langkah nyata mendukung perluasan pasar produk lokal sekaligus membangun kemandirian ekonomi organisasi.

Namun demikian, PMII mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan sarana usaha berupa lokasi atau kios yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat distribusi.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, mengapresiasi semangat kewirausahaan yang ditunjukkan para mahasiswa. Menurutnya, organisasi kemahasiswaan memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah apabila mampu mengelola usaha secara profesional.
Ia juga menyarankan agar kegiatan usaha tersebut dijalankan melalui badan usaha berbentuk Usaha Dagang (UD), sehingga aktivitas bisnis dapat berkembang tanpa mengganggu fungsi utama PMII sebagai organisasi kaderisasi. Terkait kebutuhan lokasi usaha, Andi Harun menyatakan Pemerintah Kota Samarinda siap membantu mencarikan alternatif tempat, salah satunya di kawasan Citra Niaga, dengan catatan lokasi tersebut dimanfaatkan sepenuhnya untuk kegiatan usaha, bukan sebagai sekretariat organisasi.
"Saya mengapresiasi semangat PMII yang ingin mengambil bagian dalam mengembangkan produk lokal. Pemerintah Kota siap mendukung karena target kita bukan sekadar menghadirkan produk, tetapi menjadikannya mampu bersaing dan menguasai sedikitnya 30–40 persen pasar di Kota Samarinda, termasuk di hotel, restoran, dan sektor lainnya. Di situlah saya berharap PMII dapat berkontribusi," tutur Andi Harun.
Sebagai tindak lanjut, Wali Kota meminta PMII segera menyusun proposal yang memuat konsep usaha, skema distribusi, serta identitas visual badan usaha yang akan dibentuk. Proposal tersebut selanjutnya akan dikaji bersama perangkat daerah terkait agar dukungan pemerintah dapat diberikan secara tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan pengembangan usaha.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Samarinda berharap semakin banyak organisasi kepemudaan yang tidak hanya berperan sebagai wadah pengembangan kapasitas sumber daya manusia, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Inisiatif PMII diharapkan menjadi langkah awal yang membuka ruang kolaborasi lebih luas dalam memperkuat daya saing produk lokal sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda. (NESA/YAS/ASYA/KMF-SMR/FOTO:CHRIS/DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar