SAMARINDA.KOMINFONEWS – Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri secara resmi membuka kegiatan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Widyagama Mahakam (UWGM) Samarinda Tahun 2025. Acara ini digelar di Ruang Serbaguna UWGM Samarinda, dengan mengusung tema “Widyakewirausahaan Pengelolaan Sampah Adaptif dan Kolaboratif.” Senin (28/7/2025)
Turut hadir dalam kegiatan ini Rektor UWGM Samarinda Prof. Dr. Husaini Usman, M.Pd., M.T., Wakil Rektor, jajaran civitas akademika UWGM, anggota TWAP Kota Samarinda, serta tamu undangan lainnya.
Ketua Panitia KKN ke-9 Tahun 2025, Nordianiwati, menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN kali ini diikuti oleh 481 mahasiswa dari 9 program studi. Para mahasiswa akan disebar ke 57 lokasi di Kota Samarinda dan 12 lokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara.

“KKN tahun ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi pengalaman berharga dalam pengembangan ilmu serta kepedulian sosial mahasiswa,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan KKN tahun ini menitikberatkan pada peran aktif mahasiswa dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah berbasis kewirausahaan dengan pendekatan adaptif dan kolaboratif.
Rektor UWGM Samarinda, Prof. Dr. Husaini Usman dalam sambutannya menjelaskan bahwa KKN merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui KKN, mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menjadi ajang untuk melatih keterampilan berorganisasi dan kepemimpinan,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri mengapresiasi komitmen UWGM dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan sosial.
“Kepada para mahasiswa peserta KKN, saya berpesan untuk mampu beradaptasi dengan masyarakat di lokasi masing-masing. Lakukan pengabdian dengan hati, hadirkan edukasi, dan jangan sampai keberadaan kalian justru menimbulkan masalah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Saefuddin menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengelolaan sampah yang inovatif.
“Masalah sampah bukan hanya soal membuang dan mengelola, tetapi juga soal membangun mindset, menciptakan ekonomi sirkular, serta menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. Kunci keberhasilan terletak pada sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Saefuddin mengucapkan selamat menjalankan KKN kepada seluruh mahasiswa Angkatan IX UWGM Tahun 2025.
“Semoga pengalaman ini dapat mengasah pengetahuan, memperkuat karakter, memperluas jaringan, serta menumbuhkan rasa cinta yang lebih dalam terhadap Kota Samarinda,” pungkasnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi pembekalan yang telah disiapkan oleh panitia. (Eko/kmf-smr l foto : Bayu Dokpim).
Tinggalkan Komentar