777 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, tampil akrab dan membumi di hadapan insan pers dalam kegiatan Halalbihalal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur (Kaltim), di Jalan Biola, Samarinda Kota, Jumat (18/4/2026) siang. Andi Harun hadir sebagai penceramah atas permintaan langsung PWI, memperlihatkan kedekatan yang hangat dengan para wartawan.

“Biasanya saya diundang untuk sambutan. Tapi kali ini diminta khusus menjadi penceramah,” ujarnya santai, disambut suasana cair dan penuh keakraban. 

Ceramah bertajuk 'Jurnalisme Kenabian' itu pun mengalir ringan, namun sarat makna. Di hadapan para jurnalis, Andi Harun mengulas filosofi halalbihalal yang berkembang sejak era Presiden Soekarno. Ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi di tengah perbedaan pandangan. Menurut dia, nilai itu relevan dan harus terus dirawat oleh insan pers sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.


Ia juga mengingatkan bahwa aktivitas jurnalistik harus diarahkan pada nilai-nilai spiritual, yakni sebagai bagian dari perjalanan menuju Allah (ilaihi raji’un). Jurnalisme, kata dia, bukan sekadar profesi, tetapi jalan pengabdian yang menuntut etika dan tanggung jawab moral.

“Jika dijalankan dengan benar dan beretika, maka seorang jurnalis akan tenang, termasuk saat mempertanggungjawabkan pekerjaannya di hadapan Allah,” tegasnya.

Andi Harun turut menyoroti pentingnya menjaga fitrah manusia yang dibentuk sejak dari lingkungan keluarga. Ia mengajak insan pers untuk terus menjunjung tinggi sikap saling menghormati, tanpa merendahkan pihak lain.

“Ketika kita menghina orang lain, sesungguhnya kita sedang merendahkan diri sendiri. Sebaliknya, memuliakan orang lain adalah memuliakan diri kita,” ujarnya bijak.


Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak wartawan untuk mendekatkan diri dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, termasuk dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia mengingatkan agar insan pers menjauhi prasangka buruk, ghibah, dan fitnah.

Menurut dia, media harus tetap menjadi ruang tengah yang adil dan menjembatani berbagai kepentingan. “Media adalah medium. Ia harus berada di tengah dan menjadi perantara yang menghadirkan kebenaran,” katanya.

Kegiatan Halalbihalal PWI Kaltim berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Hadir Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin bersama jajaran, serta para wartawan, senior, dan tokoh pers di Kaltim. (HER/KMF-SMR | FOTO: CHD/DOKPIM)


Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Dikritik Jangan “Mencak-Mencak”, Wawali Tekankan Sikap Dewasa di Halal Bihalal Paguyuban Klaten

i
Berita Sebelumnya

Kafilah Kelurahan Teluk Lerong Ulu Juara Umum MTQ Sungai Kunjang, Wawali: Perkuat Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar