SAMARINDA — Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, SE, MM mengukuhkan Pengurus Himpunan Warga Buton Samarinda (HWBS) Masa Bakti 2026–2031, Sabtu (26/9/2026) malam.
Pengukuhan yang berlangsung di Arutala Ballroom Kantor Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Samarinda itu menandai dimulainya kepengurusan HWBS di bawah kepemimpinan Syarifuddin Tangalindo. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang memperkuat peran warga Buton dalam menjaga kebersamaan dan keharmonisan di Kota Samarinda.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda H. Helmi Abdullah, SE, MM, Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda H. Deni Hakim, SH, anggota DPRD Kota Samarinda Ismail Latisi, S.Pd, Komisioner KPU Kaltim, Kepala Badan Kesbangpol Kota Samarinda Yosua Laden, S.STP, M.Si, anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Dr. Sudarman, serta 10 ketua paguyuban warga Buton.

Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus HWBS yang baru dikukuhkan. Ia berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberi manfaat bagi warga Buton maupun masyarakat Samarinda secara luas.
“Atas nama Pemerintah Kota Samarinda, kami mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus HWBS masa bakti 2026–2031. Kami berharap amanah yang telah diberikan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan dan kebersamaan seluruh warga Buton di Kota Samarinda,” ujar Saefuddin.

Menurut dia, Samarinda merupakan kota yang terbuka bagi seluruh masyarakat dengan latar belakang suku, budaya, dan daerah asal yang beragam. Karena itu, keberadaan paguyuban memiliki posisi penting dalam merawat persaudaraan sekaligus memperkuat harmonisasi sosial.
“Kota Samarinda ini milik kita bersama. Ini adalah kota inklusif yang dihuni oleh ragam suku bangsa. Kami mengharapkan dukungan penuh dan kebersamaan dari seluruh warga Buton untuk bergotong royong menjadikan Samarinda lebih maju, bersih, aman, dan nyaman,” tegasnya.
Saefuddin juga mendorong HWBS tidak berhenti sebagai wadah pemersatu warga Buton. Organisasi tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Ia meminta pengurus HWBS aktif merangkul seluruh lapisan masyarakat, membuka ruang bagi generasi muda, serta menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Bagi Pemkot Samarinda, kata Saefuddin, keberagaman bukan sekadar realitas sosial, tetapi kekuatan yang harus dirawat bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah, paguyuban, tokoh masyarakat, dan generasi muda menjadi bagian penting dalam menjaga Samarinda tetap aman, nyaman, dan harmonis. (ACL/HER/KMF-SMR | FOTO: JEF/DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar