31 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun menegaskan pentingnya kerukunan, kesetaraan, dan sikap saling menghargai sebagai fondasi utama membangun Kota Samarinda. Menurutnya, kemajuan kota tidak dapat diwujudkan oleh satu kelompok saja, melainkan melalui persatuan dan kebersamaan seluruh masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Andi Harun saat menghadiri Pesta Pembangunan dan Gotilon Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Samarinda Resor Sentosa, Minggu (1/11/2026) siang.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Samarinda itu disambut hangat jemaat. Andi Harun hadir didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda serta beberapa anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP). Ia juga tampak berbaur akrab dengan jemaat yang merupakan bagian dari masyarakat Kota Samarinda.

Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas undangan serta kesempatan untuk hadir di tengah-tengah jemaat. Ia mengajak seluruh masyarakat terus menjaga persatuan, memperkuat kekompakan, dan membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.


Menurutnya, kebahagiaan dan kemajuan suatu daerah hanya dapat terwujud apabila masyarakat mampu hidup rukun serta saling menghormati tanpa memandang latar belakang agama maupun golongan.

Andi Harun juga mengungkapkan bahwa sejumlah pembangunan gereja yang sebelumnya mengalami hambatan kini mulai diselesaikan. Setelah ditelusuri, persoalan yang muncul bukan menyangkut prinsip, melainkan lebih pada kendala komunikasi.

“Beberapa gereja yang sebelumnya terhambat pembangunannya, satu per satu sudah bisa kita selesaikan dengan baik,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen membangun Samarinda dengan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan penghormatan terhadap hak setiap warga. Baginya, perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk hidup berdampingan secara damai.

“Kita tidak bisa bahagia kalau tidak memiliki pandangan tentang kesetaraan dan saling menghargai, apa pun agamanya. Bahkan seorang berdosa sekalipun, pada saatnya ia membutuhkan kedekatan dengan Tuhan,” tuturnya.


Andi Harun mengajak seluruh elemen masyarakat menyatukan hati dan memperkuat semangat gotong royong. Ia menegaskan, pembangunan Samarinda membutuhkan keterlibatan seluruh kelompok masyarakat tanpa terkecuali.

“Mari kita satukan hati, karena kota ini tidak bisa hanya dibangun oleh satu kelompok. Saya berharap gereja ini sukses dan jemaatnya tumbuh menjadi keluarga yang bahagia,” tandasnya.

Sementara itu, Pimpinan HKBP Samarinda Jemaat Sentosa, Pendeta Gading Simamora, M.Th menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan Kota Samarinda di bawah kepemimpinan Wali Kota Andi Harun.

Sebagai ungkapan syukur dan terima kasih, Pendeta Gading menyarungkan ulos, kain tenun khas Batak, kepada Wali Kota Samarinda. Pemberian ulos tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan kebersamaan antara jemaat HKBP dan Pemerintah Kota Samarinda.

Momentum tersebut menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama bukan sekadar pesan, melainkan kekuatan sosial yang menjadi bagian penting dalam mewujudkan Samarinda yang maju, harmonis, dan inklusif. (HER/KMF-SMR | FOTO: JIR/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Wawali Hadiri HUT ke-12 BIG Mall, Dorong Inovasi dan Kolaborasi untuk Kemajuan Samarinda

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar