12 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Tugas mengibarkan Sang Merah Putih telah ditunaikan. Namun bagi Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, pengabdian anggota Paskibraka Kota Samarinda tidak boleh berhenti ketika barisan dibubarkan dan seragam kehormatan dilepas.

Pesan itu disampaikan Andi Harun saat menghadiri acara syukuran dan ramah tamah bersama anggota Paskibraka Kota Samarinda di Ballroom Hotel Five Premiere, Senin (17/8/2026) malam, usai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda H. Saefuddin Zuhri, SE, MM, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti, ST, M.Si, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Kepala Disporapar, Plt. Kepala Disdikbud, serta para orang tua anggota Paskibraka.

Di hadapan para anggota Paskibraka, Andi Harun menyampaikan penghormatan dan apresiasi atas keberhasilan mereka menjalankan tugas dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

“Atas nama Pemerintah Kota Samarinda, mewakili negara, saya menyampaikan penghormatan yang sangat tinggi dan penuh rasa bangga kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menunaikan tugas dengan sangat baik, penuh disiplin dan penuh tanggung jawab,” ujar Andi Harun.


Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan sekadar kebanggaan pribadi. Di balik keberhasilan setiap anggota Paskibraka, ada kebanggaan keluarga, masyarakat, bahkan bangsa dan negara.

Andi Harun menegaskan, Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera. Proses seleksi, pembinaan hingga pemusatan latihan merupakan bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan jiwa kepemimpinan generasi muda.

Sejak bangun lebih awal, menjalani latihan berulang, menjaga ketepatan gerakan, hingga membangun kekompakan dalam barisan, para anggota Paskibraka ditempa untuk memahami arti disiplin, ketelitian, tanggung jawab, dan kepercayaan.

“Hal-hal sederhana seperti bangun ketika orang lain masih tidur merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan sekolah kepemimpinan,” katanya.

Menurut Andi Harun, keberhasilan mengibarkan bendera dengan sempurna membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan fisik. Ada latihan, ketelitian, koordinasi, disiplin, dan kepercayaan kepada sesama anggota. Karena itu, ia meminta seluruh nilai tersebut tidak ikut berakhir setelah tugas Paskibraka selesai.


“Setelah seragam kehormatan yang kalian pakai mulai ditanggalkan, latihan berakhir dan barisan dibubarkan, ada satu hal yang tidak akan pernah berakhir, yaitu disiplin dan menjadi pribadi baru setelah melewati seluruh rangkaian seleksi, pembinaan, latihan hingga pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Pesan Andi Harun kemudian diarahkan kepada para orang tua. Ia menyampaikan penghargaan atas doa, dukungan dan pengorbanan yang diberikan selama proses pembentukan anak-anak mereka.

“Keberhasilan anak-anak kita hari ini sesungguhnya merupakan kebahagiaan dan kebanggaan orang tua kalian semua,” tuturnya.

Ia pun berpesan agar para anggota Paskibraka senantiasa menghormati, menaati dan berbakti kepada kedua orang tua. Baginya, keberhasilan seorang anak tidak dapat dipisahkan dari sikap hormat dan baktinya kepada keluarga.

Apresiasi serupa diberikan kepada para pelatih dan pembina, terutama jajaran TNI dan Polri. Mereka dinilai memiliki peran penting dalam membentuk kedisiplinan, kekompakan, mental dan karakter para Paskibraka selama menjalani proses pembinaan.


Bagi Andi Harun, pengibaran Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI justru menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

Ia mengingatkan, tugas para Paskibraka setelah kembali ke tengah masyarakat adalah menerjemahkan nilai-nilai yang telah mereka pelajari ke dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalian telah berhasil mengibarkan bendera Merah Putih dengan penuh bangga dan hormat yang sangat tinggi. Maka besok tugas kalian jauh lebih tinggi dari tiang yang kalian tadi lihat, yakni mengibarkan nilai-nilai Merah Putih dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Pesan tersebut menjadi penutup yang kuat dalam ramah tamah tersebut. Merah Putih memang telah berkibar di tiangnya. Namun bagi Andi Harun, tantangan sesungguhnya adalah memastikan nilai disiplin, tanggung jawab, persatuan dan kepemimpinan terus berkibar dalam diri setiap generasi muda Samarinda. (EKO/HER/KMF-SMR | FOTO: CHRIS/DOKPIM)


Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Kebundesa Open Fun Swimming 2026 Jadi Ajang Unjuk Prestasi Pelajar, Wawali Samarinda Apresiasi Kolaborasi Pembinaan Atlet

i
Berita Sebelumnya

Menjelang Senja di Segiri, Enam Pelajar Samarinda Tuntaskan Misi Terakhir Sang Merah Putih

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar