701 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi melantik Neneng Chamelia Santi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda melalui mekanisme manajemen talenta, sebuah pendekatan baru dalam pengisian jabatan strategis di lingkungan birokrasi.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Jalan S. Parman, Kamis (2/4/2026), dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta para camat se-Kota Samarinda.

Selain pelantikan Sekda, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengambilan sumpah jabatan bagi pejabat fungsional serta pengukuhan kepala sekolah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Samarinda,Dr H Andi Harun menegaskan bahwa pengisian jabatan Sekda kali ini menjadi tonggak penting dalam reformasi birokrasi di Samarinda. Untuk pertama kalinya, jabatan pimpinan tinggi pratama diisi melalui sistem manajemen talenta berbasis merit, bukan melalui mekanisme seleksi terbuka atau open bidding.

“Ini merupakan hasil dari proses panjang yang mengedepankan kompetensi, kinerja, dan potensi pegawai, bukan sekadar senioritas,” ujar Andi Harun.


Ia menyebut, Samarinda menjadi daerah pertama di Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN), bahkan di Kalimantan Timur, yang menerapkan sistem tersebut dalam pengisian jabatan Sekda.

Melalui platform Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) BKN, pemerintah dapat memetakan sumber daya aparatur secara lebih objektif. Sistem ini juga telah melalui tahapan evaluasi ketat hingga memperoleh persetujuan resmi dari Kepala BKN.

Dengan penerapan manajemen talenta, proses pengisian jabatan dinilai menjadi lebih efisien, baik dari sisi waktu maupun anggaran. Jika sebelumnya seleksi terbuka memerlukan tahapan panjang, kini pengisian jabatan dapat dilakukan lebih cepat karena berbasis pada talent pool yang telah disiapkan.

“Pengisian jabatan Sekda hanya memerlukan waktu sekitar satu bulan. Ini bukti bahwa birokrasi kita semakin adaptif dan berbasis kinerja,” katanya.

Selain melantik Sekda, Pemkot Samarinda juga melantik 20 pejabat fungsional, yang terdiri dari 13 orang melalui perpindahan jabatan dan 7 orang melalui pengangkatan pertama. Sebanyak 23 kepala sekolah turut dikukuhkan melalui Sistem Pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS).


Kepada Sekda yang baru, Andi Harun meminta agar segera melakukan konsolidasi internal serta memperkuat koordinasi antarperangkat daerah guna memastikan program prioritas berjalan optimal.

Sementara itu, pejabat fungsional didorong untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjadi motor inovasi dalam pelayanan publik. Para kepala sekolah juga diharapkan mampu membangun lingkungan pendidikan yang berkarakter, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menutup sambutannya, Andi Harun menekankan pentingnya integritas dalam kepemimpinan. Ia mengutip pernyataan Presiden Amerika Serikat ke-34, Dwight D. Eisenhower, yang menyebut integritas sebagai kualitas utama seorang pemimpin.

“Seluruh jabatan harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Bekerjalah dengan cepat, tepat, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya. (EKO/KMF-SMR/FOTO.CRIS-DOKPIM)


Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

MTQ Samarinda Kota Dibuka, 93 Peserta Berlaga

i
Berita Sebelumnya

Samarinda Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional, Dorong Lahirnya Diplomat Muda Lewat Program MUN

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar