SAMARINDA, KOMINFONEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mematangkan persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Kutai Kartanegara pada 3 Desember 2026. Di tengah kondisi efisiensi fiskal, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, S.T., M.Si., menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan berdasarkan skala prioritas agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif.
Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi persiapan MTQ yang digelar di Ruang Rapat Sekda, Lantai II Kantor Balai Kota Samarinda, Kamis (29/10/2026). Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Samarinda, Syamsu Nur, perwakilan Inspektorat Kota Samarinda, serta jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Samarinda.

Pembahasan difokuskan pada pemetaan kebutuhan pelaksanaan kegiatan, mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga kebutuhan peserta. Setiap komponen perlu dihitung secara cermat agar anggaran yang tersedia dapat dialokasikan secara efektif untuk memenuhi kebutuhan utama.
Kondisi efisiensi fiskal turut berdampak pada penyesuaian kebutuhan pelaksanaan MTQ tahun ini. Meski demikian, Pemkot Samarinda terus berupaya semaksimal mungkin agar persiapan hingga pelaksanaan kegiatan tetap berjalan dengan baik. Karena itu, perencanaan perlu disusun secara realistis dengan mempertimbangkan kebutuhan di lapangan dan kemampuan anggaran daerah.
Selain membahas kebutuhan pelaksanaan, Sekda yang juga ketua umum LPTQ Samarinda mengarahkan agar administrasi inventaris ditertibkan dan dilengkapi kembali, termasuk pendataan barang yang masih tersedia maupun yang telah diserahkan atau dihibahkan sebelumnya. Pendataan mencakup identitas, keberadaan, dan kondisi barang, serta pencatatan pihak yang bertanggung jawab atas penggunaannya.

Penataan administrasi tersebut diharapkan membuat data inventaris lebih lengkap dan tertib, sekaligus mendukung pemanfaatan barang secara optimal dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal-hal yang memerlukan penyesuaian administrasi perlu dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait sesuai ketentuan yang berlaku.
Sekda mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk tetap menjaga semangat dan memperkuat koordinasi dalam mempersiapkan MTQ 2026.
“Dalam kondisi efisiensi fiskal saat ini, kita tetap semangat untuk menyukseskan MTQ 2026. Kebutuhan harus disusun berdasarkan skala prioritas dan anggaran yang tersedia dimanfaatkan sebaik mungkin. Pemkot Samarinda akan terus berupaya semaksimal mungkin agar pelaksanaan MTQ tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya. (RAW/VE/DON/KMF-SMR|Foto.Jr./DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar