20 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, SE, MM mengajak para santri untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat akhlak, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Saefuddin saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan puncak Hari Santri Nasional 2026 di halaman Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), Jalan Harmonika, Samarinda Kota, Kamis (22/10/2026) pagi. Upacara ini diikuti sekitar 2.500 santri.


Mengusung tema 'Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas', peringatan tahun ini menjadi momentum untuk menegaskan peran strategis santri dalam membangun masa depan bangsa. Dalam amanatnya, Saefuddin membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Amanat tersebut menekankan pentingnya melanjutkan perjuangan para ulama dan santri melalui kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Santri tidak hanya diharapkan menjadi penjaga nilai-nilai agama dan akhlak mulia, tetapi juga mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Semangat belajar, kreativitas, dan inovasi menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan zaman sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.


Saefuddin menegaskan, Hari Santri bukan sekadar peringatan seremonial. Momentum ini harus menjadi penyemangat bagi para santri di pondok pesantren maupun madrasah untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

“Saya mengucapkan selamat Hari Santri kepada seluruh anak-anak santri yang ada di Kota Samarinda. Semoga melalui peringatan Hari Santri ini, para santri semakin termotivasi untuk belajar, mengembangkan diri, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia berharap para santri tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia. Dengan bekal tersebut, para santri diharapkan mampu mengambil peran dalam pembangunan Kota Samarinda, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Menurut Saefuddin, kemajuan bangsa membutuhkan generasi yang tidak hanya kuat dalam nilai-nilai moral dan spiritual, tetapi juga memiliki kompetensi, daya saing, serta kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.


Upacara tersebut turut dihadiri perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Drs. H. Abdul Khaliq, M.Pd, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda H. Helmi Abdullah, SE, MM, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda Drs. H. Nasrun, MH, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) H. Syaparudin, S.Sos, Camat Samarinda Kota Hj. Handayani, S.Sos, MM, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Samarinda Syamsu Nor, SE, MM, serta para pimpinan pondok pesantren di Samarinda. (AUL/EKO/HER/KMF-SMR | FOTO: BAY/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Hari Pangan Sedunia, Samarinda Hadirkan Pangan Murah untuk Warga Lewat GPM di Sindang Sari

i
Berita Sebelumnya

Samarinda Jadi Pilot Project Nasional Pidana Kerja Sosial

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar