17 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun menerima audiensi pengurus baru Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kota Samarinda, Selasa (8/9/2026) siang.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat. Pengurus FKPPI menyampaikan sejumlah agenda organisasi sekaligus meminta kesediaan Andi Harun menjadi Dewan Kehormatan dan Dewan Pembina FKPPI Kota Samarinda.

Kepercayaan tersebut diberikan salah satunya karena latar belakang Andi Harun yang memiliki garis keturunan TNI. Selain itu, Andi Harun juga diketahui pernah menjadi Dewan Pembina FKPPI pada beberapa periode sebelumnya.

Pengurus FKPPI juga sekaligus mengundang Wali Kota untuk menghadiri rangkaian peringatan hari ulang tahun FKPPI yang akan digelar pada 12 September mendatang. Kegiatan dijadwalkan berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) dan Arutalla Ballroom Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Samarinda.


Andi Harun menyambut positif kepercayaan tersebut. Bahkan, ia langsung menerima dan mengenakan seragam PDH FKPPI dalam pertemuan tersebut.

“FKPPI merupakan organisasi resmi dan memiliki sejarah panjang. Kita patut berbangga karena organisasi ini masih tetap eksis sampai sekarang. Anak-anak purnawirawan dapat terwadahi dengan baik melalui FKPPI,” ujar Andi Harun.

Menurutnya, keberadaan FKPPI harus terus dijaga karena memiliki sejarah dan keterikatan yang kuat dengan perjuangan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, serta Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Ia menilai semangat tersebut perlu diteruskan oleh generasi penerus, terutama putra-putri purnawirawan TNI dan Polri. Namun, semangat kebangsaan juga harus berjalan beriringan dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.


Andi Harun mendorong anggota FKPPI untuk terus meningkatkan kapasitas, memperkuat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tidak tertinggal oleh perubahan yang bergerak semakin cepat.

“Yang menentukan seseorang apakah mampu bertahan atau justru tergilas oleh kemajuan zaman adalah kualitas dirinya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan FKPPI agar semakin melek terhadap perkembangan media sosial. Menurutnya, ruang digital harus dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang benar sekaligus menangkal hoaks dan konten provokatif.

Andi Harun menilai kecepatan penyebaran informasi saat ini sering kali lebih diutamakan daripada akurasi. Kondisi tersebut berpotensi melahirkan informasi yang menyesatkan, memprovokasi, bahkan memecah persatuan masyarakat.


“Bahkan kadang informasi yang ada cenderung provokatif dan memecah belah anak bangsa. Mari kita jaga bersama kekompakan dan persatuan di tengah masyarakat,” pesannya.

Ia juga meminta pengurus FKPPI Kota Samarinda membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan jajaran kepolisian dan TNI di daerah.

“Saya juga minta kepada pengurus FKPPI untuk bisa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kapolresta dan Dandim Samarinda,” tandasnya.

Dalam audiensi tersebut, Andi Harun didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda, Yosua Laden, S.STP, M.Si, Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan, Hj. Sri Repelita, S.Sos, M.Si, serta anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), H. Tejo Sutarnoto, SH, M.Si dan Andreas Patolamo Sakudu, SH. (HER/KMF-SMR | FOTO: CHRIS/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Maulid Nabi dan HUT ke-39, Citra Niaga Jadi Ruang Silaturahmi dan Kebersamaan Warga

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar