SAMARINDA. KOMINFONEWS – Stadion Segiri bukan sekadar tempat pertandingan sepak bola. Di sana, semangat, harapan, dan kebanggaan warga Samarinda bertemu dalam satu warna, yakni Borneo FC Samarinda.
Atmosfer itu terasa saat Pesut Etam menghadapi Yangon United FC dari Myanmar dalam laga penyisihan Grup D AFC Challenge League, Minggu (18/10/2026) malam. Di hadapan pendukung sendiri, Borneo FC tampil membawa harapan masyarakat yang ingin melihat klub kebanggaan daerah bersaing dan berprestasi di level Asia.
Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, SE, MM turut hadir menyaksikan pertandingan tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terhadap perjuangan Borneo FC sekaligus perkembangan olahraga di Kota Tepian.
Malam itu, Pesut Etam menjawab dukungan dengan hasil positif. Borneo FC berhasil menaklukkan Yangon United dengan skor 2-0. Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi tim dalam melanjutkan persaingan di Grup D AFC Challenge League.

Bagi Samarinda, hasil pertandingan ini bukan hanya tentang angka di papan skor. Ada kebanggaan ketika klub daerah mampu tampil di panggung internasional dan membawa nama kota ke tengah persaingan sepak bola Asia.
Saefuddin Zuhri menyambut positif kemenangan tersebut. Ia berharap hasil ini menjadi suntikan motivasi bagi para pemain untuk terus meningkatkan kualitas permainan, menjaga konsistensi, dan berjuang meraih hasil terbaik pada pertandingan berikutnya.
Dukungan masyarakat, menurutnya, juga menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah tim. Semangat suporter dapat menambah kepercayaan diri pemain sekaligus memperkuat ikatan antara klub dan masyarakat yang mendukungnya.
Karena itu, keberhasilan Borneo FC tidak semata-mata menjadi urusan sebelas pemain di lapangan. Ada kerja keras tim, dukungan suporter, serta kebanggaan masyarakat yang ikut menyertai setiap perjuangan Pesut Etam.
Kehadiran Wawali di Stadion Segiri sekaligus menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan dan kemajuan olahraga. Prestasi klub diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Samarinda untuk berani bermimpi, berlatih dengan disiplin, dan mengembangkan potensi hingga mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Lebih jauh, pertandingan internasional juga membuka ruang bagi Samarinda untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat yang lebih luas. Kedatangan tim, pemain, ofisial, dan pendukung dari luar negeri menjadi bagian dari dinamika kota sekaligus peluang untuk menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi pertandingan.
Stadion Segiri pun kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu ruang kebersamaan warga. Sepak bola mempertemukan beragam latar belakang dalam satu semangat, yakni mendukung tim kebanggaan dan merayakan identitas kota.
Kemenangan 2-0 atas Yangon United menjadi awal yang patut disyukuri. Namun, tantangan berikutnya tetap membutuhkan kerja keras, konsistensi, dan sportivitas.
Harapan Pemkot Samarinda sederhana, tetapi bermakna. Borneo FC terus berkembang, meraih prestasi, dan membawa nama Samarinda semakin dikenal. Sebab, ketika Pesut Etam melangkah ke lapangan, yang dibawa bukan hanya nama klub, melainkan juga kebanggaan warga Kota Tepian. (RIZ/HER/KMF-SMR | FOTO: DIR/DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar