511 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Tim Penggerak PKK Kota Samarinda tetap mengemas pelaksanaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) secara cantik dan meriah. Kegiatan yang berlangsung  27–28 Juni 2026 di Sekretariat TP PKK dan aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda ini diikuti kader PKK dari 10 kabupaten dan kota se-Kaltim dengan mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Samarinda, Hj. Rinda Wahyuni Andi Harun, mengatakan Samarinda mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah HKG PKK Tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang semula dijadwalkan pada 2025 dan dilaksanakan pada tahun ini.

“Alhamdulillah Samarinda kedapatan sebagai tuan rumah HKG tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Yang seharusnya kita laksanakan di tahun 2025 dan dilaksanakan kembali pada 2026. Kita tahu terjadi efisiensi anggaran di mana-mana, termasuk juga PKK Kota Samarinda. Tapi dengan semangat untuk kemajuan, semangat untuk PKK, kami tetap melaksanakan kegiatan-kegiatan ini walaupun dalam keterbatasan tersebut,” ujarnya saat ditemui di hari pertama pelaksanaan kegiatan, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Rinda, HKG PKK Tingkat Provinsi Kaltim tahun ini dihadiri peserta dari 10 kabupaten dan kota di Kaltim. Berbagai kegiatan diselenggarakan dengan melibatkan perangkat daerah, organisasi mitra, serta pelaku UMKM.

“Alhamdulillah partisipasinya luar biasa. Kita melaksanakan pameran UMKM, pameran kesehatan juga, yang melibatkan berbagai lini organisasi baik kedinasan maupun lembaga-lembaga kemitraan,” katanya.


Selain pameran UMKM dan kesehatan, panitia juga menghadirkan berbagai layanan untuk masyarakat, di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan pelayanan keluarga berencana (KB) gratis. Setiap kabupaten dan kota juga menampilkan produk unggulan daerah masing-masing melalui stan pameran yang disediakan.

“Terus ada pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, KB gratis juga. Ada pameran dari 10 kabupaten dan kota, termasuk UMKM dan kuliner-kuliner yang ditampilkan TP PKK Kecamatan se kota Samarinda,” tambahnya.

Tak hanya itu, HKG PKK Kaltim juga diramaikan dengan berbagai perlombaan yang bersesuai dengan program Pokja I, II, III, IV hingga Sekretariat PKK. Menurut Rinda, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menampilkan berbagai capaian dan keberhasilan program PKK yang telah dilaksanakan di daerah masing-masing.

“Sebagai salah satu untuk menampilkan apa sih selama ini keberhasilan PKK kota yang ada di kabupaten dan kota di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Adapun perlombaan yang digelar meliputi Lomba PKK Got Talent (Sekretariat) dengan tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”  Lomba Penyuluhan PAAREDI Anti Judol (Pokja I) dengan tema “Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Mencegah dan Memberantas Judol.”

Selanjutnya Pokja II lewat Lomba Jingle Gelari Pelangi bertema “Semangat Gelari Pelangi untuk Kalimantan Timur Maju dan Berprestasi Menuju Generasi Emas.” Pokja III dengan Lomba Fashion Show Batik Khas Kabupaten/Kota se-Kaltim bertema “Pesona Batik Kaltim.” Sementara Pokja IV lewat Lomba Penyuluhan Cegah Stunting dengan tema “Peran Kader PKK dalam Pencegahan Stunting untuk Mewujudkan Generasi Emas 2045.”


Rinda mengakui pelaksanaan HKG tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, terutama dari sisi anggaran. Namun demikian, seluruh rangkaian kegiatan tetap dapat dilaksanakan dengan baik.

“Sangat berbeda sekali, terutama masalah anggaran. Biasanya kalau HKG bisa sampai miliaran, tapi alhamdulillah Samarinda pelaksananya dan benar-benar murni tanpa keterlibatan dari pihak provinsi. Kota Samarinda bisa melaksanakan dengan biaya sekitar Rp150 juta,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dukungan dari pemerintah provinsi hanya berupa hadiah bagi para pemenang lomba, sementara keseluruhan pelaksanaan kegiatan ditangani oleh TP PKK Kota Samarinda.

“Provinsi hanya menanggung hadiah juara lomba. Tapi semuanya dilaksanakan oleh PKK Kota Samarinda,” katanya.

Meski dilaksanakan dengan anggaran yang jauh lebih kecil dibanding pelaksanaan sebelumnya, Rinda memastikan tidak ada agenda yang dikurangi. Bahkan, kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu dihadiri sekitar 1.500 hingga 2.000 peserta setiap harinya.

“Tidak berkurang. Bagaimana Kota Samarinda mengemas kegiatan ini menjadi cantik dan meriah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa esensi Hari Kesatuan Gerak PKK bukan terletak pada kemegahan acara, melainkan pada terjalinnya kekompakan, solidaritas, dan silaturahmi antar kader PKK di seluruh Kaltim.

“Intinya bukan dari wow kegiatannya, tapi bagaimana kekompakan, solidaritas, dan silaturahminya antar kabupaten dan kota. Karena intinya Hari Kesatuan Gerak PKK ini adalah untuk saling temu kader PKK yang ada di Kalimantan Timur,” pungkasnya.(DON || FOTO:NANDA / KMF-SMR)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Wawali Saefuddin Zuhri Resmikan Masjid Al Hikam Lil Ta'ib, Ajak Masyarakat Menjadikan Masjid sebagai Pusat Pembinaan Umat

i
Berita Sebelumnya

Perkuat Sinergi Forkopimda, Wawali Saefuddin Zuhri Hadiri Lomba Menembak Kapolda Kaltim Cup

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar