949 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mematangkan rencana revitalisasi Pasar Segiri sebagai bagian dari upaya pembenahan infrastruktur perdagangan rakyat. Dalam rapat paparan rancangan pra Detail Engineering Design (DED) di Balai Kota Samarinda, Selasa (20/1/2026), Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun, menegaskan pentingnya desain yang akuntabel dan berorientasi pada tata kelola modern.

Rapat yang turut dihadiri Wakil Wali Kota H. Saefuddin Zuhri, Asisten II Marnabas, Kepala Dinas Perdagangan Nurrahmani, S IP MM Kepala Dinas PUPR Desy Damayanti, ST MT serta tim konsultan perencana dan UPT Pasar Segiri ini merupakan tahap evaluasi pra DED untuk memastikan setiap aspek perencanaan terukur dan tepat sasaran.


Wali Kota menekankan bahwa Inspektorat Daerah kini tidak hanya berperan sebagai lembaga post audit, tetapi juga sebagai guardian function sejak tahap awal perencanaan. 

“Banyak proyek publik gagal bukan di akhir pelaksanaan, tetapi sejak perencanaan. Karena itu, mulai tahun ini setiap proyek besar wajib direviu sejak awal,” tegasnya.

Dalam paparan desain, Wali Kota menyoroti belum jelasnya pembagian zonasi dan layer sirkulasi, terutama di area gerbang utama. Ia meminta agar desain menampilkan secara tegas tiga jalur utama, yakni jalur pengunjung, distribusi/logistik, dan keadaan darurat. “Tanpa pembagian teknis yang jelas, potensi konflik fungsi di lapangan sangat besar,” ujarnya.

Selain itu, zonasi fungsional pasar juga diminta untuk disempurnakan dengan menambahkan zona transisi dan area servis tersembunyi, termasuk pengelolaan limbah dan logistik. Ia menegaskan bahwa revitalisasi harus berbasis pada analisis program dan kapasitas pedagang agar tidak mengulang kesalahan lama.


“Jangan lagi membangun pasar besar tanpa kajian okupansi. Akibatnya, pasar terlihat megah tapi kosong, bahkan memunculkan praktik sewa ilegal yang merugikan negara,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda, H Saefuddin Zuhri, menyoroti sistem parkir dan akses kendaraan di kawasan pasar. Ia mengusulkan konsep parkir menyebar untuk mengurai kepadatan dan memastikan akses yang lebih efisien dari berbagai arah. Saefuddin juga menegaskan pentingnya sinkronisasi antarinstansi serta penempatan hydrant yang sesuai standar keselamatan.

Revitalisasi Pasar Segiri, menurut Andi Harun, bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi proyek strategis yang menyentuh aspek tata kelola keuangan daerah, hukum anggaran, keselamatan publik, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat.

“Semua masukan dari rapat ini akan menjadi dasar penyempurnaan dokumen perencanaan sebelum masuk tahap berikutnya,” pungkasnya. (YAS/KMF-SMR – Foto: TOMMY/DOKPIM)


Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Alat Pemadam Probebaya Berperan Penting Redam Kebakaran Subuh di Samarinda

i
Berita Sebelumnya

Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Bersilaturahmi dengan Wali Kota Samarinda, Perkuat Sinergi Ekonomi Daerah

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar