587 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., melakukan peninjauan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan, Rabu (24/6/2026). Peninjauan tersebut difokuskan pada progres pengerjaan Zona 1, Zona 2, serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang menjadi bagian penting dalam sistem pengelolaan sampah Kota Samarinda.

Dalam keterangannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan bahwa sejumlah pekerjaan di kawasan TPA Sambutan menunjukkan perkembangan yang positif. Pemerintah Kota Samarinda terus mendorong percepatan penyelesaian berbagai fasilitas pendukung agar operasional pengelolaan sampah dapat berjalan secara optimal.

“Alhamdulillah ada progres untuk kegiatan yang ada di TPA. Harapan kita, setelah Zona 1 selesai dikerjakan, Zona 2 dapat segera digunakan. Begitu pula pengelolaan gas dan air lindi yang nantinya akan masuk ke kolam IPAL, kemudian diproses menuju laguna sebelum dibuang sesuai prosedur,” ujarnya.

Menurutnya, apabila seluruh sistem telah terhubung dan beroperasi sebagaimana mestinya, maka fungsi IPAL di TPA Sambutan dapat berjalan secara maksimal. Namun demikian, masih terdapat beberapa titik pekerjaan yang perlu diselesaikan, khususnya pada konektivitas saluran air lindi dari Zona 1 dan Zona 2 menuju IPAL.


Pada kesempatan tersebut, Wawali juga menyoroti kondisi lahan TPA yang didominasi tanah berpasir. Karakteristik lahan tersebut memerlukan penanganan khusus karena rentan mengalami erosi dan menghasilkan sedimentasi saat curah hujan tinggi.

“Tanah berpasir membutuhkan perhatian lebih. Ketika hujan turun, material tanah mudah terbawa aliran air dan menimbulkan sedimentasi pada saluran yang ada. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” jelasnya.

Saefuddin Zuhri menambahkan, saat ini terdapat empat unit alat berat yang beroperasi di kawasan TPA Sambutan, didukung armada dump truck yang dinilai cukup untuk menunjang pekerjaan yang sedang berlangsung. Meski demikian, tantangan terbesar yang dihadapi adalah tingginya curah hujan yang berpotensi menyebabkan sedimentasi serta mengganggu fungsi saluran drainase.

“Konsentrasi kita saat ini adalah melakukan perbaikan dan penataan secara terus-menerus agar material pasir tidak menutup saluran maupun merusak struktur yang sudah dibangun,” katanya.


Terkait rencana operasional area baru di TPA Sambutan, ia optimistis pengisian sampah pada zona yang telah disiapkan dapat dimulai dalam waktu dekat. Ia memperkirakan proses tersebut dapat dilakukan pada bulan depan apabila seluruh persiapan teknis telah rampung.

Selain itu, Wawali mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA dengan melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

“Kami mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah. Sampah yang masih dapat didaur ulang, seperti plastik dan material lainnya, dapat dimanfaatkan kembali sehingga tidak seluruhnya masuk ke TPA,” imbaunya.

Pemerintah Kota Samarinda berharap upaya penataan dan pematangan lahan yang saat ini dilakukan dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan persampahan bagi masyarakat Kota Samarinda. (MAF/ASYA/KMF-SMR | FOTO: JIR/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Wawali Saefuddin Apresiasi Nikah Massal di Palaran, Lima Pasangan Resmi Menikah dari 60 Pendaftar

i
Berita Sebelumnya

Lantik Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional, Neneng Dorong ASN Profesional dan Adaptif

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar