959 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda Dr Andi Harun menghadiri peresmian dan groundbreaking Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang dilakukan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Jumat (13/2/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari penguatan komitmen mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

Wali Kota hadir menyaksikan langsung Presiden Prabowo meresmikan SPPG secara virtual di SPPG Bhayangkari Polresta Samarinda di Jalan Bhayangkara.

Secara nasional, terdapat sekitar 1.179 SPPG Polri yang telah beroperasi. Salah satunya berada di Kota Samarinda, berlokasi di Jalan Bhayangkara dan dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Polresta Samarinda.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menjelaskan bahwa SPPG Bhayangkari di Samarinda telah beroperasi kurang lebih tiga bulan terakhir. Dalam kurun waktu tersebut, dapur SPPG mampu memproduksi ribuan porsi makanan bergizi gratis setiap hari kerja.


“Untuk di Samarinda, SPPG yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari ini sudah beroperasional sekitar tiga bulan. Setiap hari kerja, dari Senin sampai Jumat, kita memproduksi 2.554 porsi makanan bergizi gratis,” ujarnya.

Penerima manfaat program ini menyasar siswa sekolah serta kelompok 3B dari posyandu, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di tiga kelurahan terdekat dari lokasi SPPG. 

Menurut Hendri, manfaat program tersebut telah dirasakan langsung oleh para siswa maupun ibu dan balita yang menjadi sasaran.

“Alhamdulillah, manfaatnya sangat dirasakan oleh anak-anak kita yang masih di bangku sekolah, juga oleh ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di wilayah sekitar,” jelasnya.

Terkait pengawasan kualitas makanan, Polresta Samarinda menegaskan bahwa higienitas dan standar operasional prosedur (SOP) menjadi perhatian utama. Seluruh tahapan, mulai dari pembelian bahan baku, penyimpanan, pencucian, pengolahan hingga distribusi, dilaksanakan sesuai standar yang berlaku.

“Kami selalu mengingatkan seluruh perangkat SPPG, mulai dari kepala SPPG, ahli gizi hingga petugas lainnya, untuk memperhatikan kebersihan dan kelayakan makanan. Bahan mentah tidak boleh terlalu lama berada di ruang penyimpanan. Semua dilaksanakan sesuai SOP yang jelas,” tegas Hendri.


Pengawasan harian juga melibatkan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polresta Samarinda, serta fungsi Propam untuk kontrol internal. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan keamanan pangan dan mencegah terjadinya persoalan seperti keracunan makanan.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri di seluruh Indonesia atas kontribusi aktif dalam mendukung program MBG melalui SPPG. Dengan telah beroperasinya sekitar 1.179 SPPG Polri, program ini disebut mampu menjangkau kurang lebih satu juta penerima manfaat setiap hari.

Presiden juga berharap Polri terus memberikan kontribusi signifikan terhadap program prioritas nasional lainnya, termasuk mendukung Asta Cita, penguatan ketahanan pangan, serta penanaman jagung yang menjadi salah satu fokus pada 2026.

Meski demikian, Presiden menegaskan agar Polri tetap menjalankan tugas pokoknya dalam menjaga harkamtibmas serta penegakan hukum, sembari berperan aktif membantu pelaksanaan program-program strategis nasional.(DON/JUAN/KMF-SMR || FOTO: ARY DOKPIM)

Wali Kota Andi Harun Resmikan Renovasi Masjid Raya Darussalam, Perkuat Peran sebagai Mercusuar Spiritual Samarinda

i
Berita Sebelumnya

IMM Harus Jadi Mitra Kritis dan Penggerak Aksi Nyata Pembangunan, Wawali: Bersinergi Bukan Hanya yang Manis-Manis Aja

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar