32 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, SE, MM menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.

Hal itu disampaikan Saefuddin saat menghadiri kegiatan Penyerahan Bantuan Orang Tua Asuh (OTA) Pegawai PLN melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda, Senin (20/7/2026) siang.

Dalam sambutannya, Saefuddin mengapresiasi DPPKB Kota Samarinda dan PT PLN (Persero) UP3 Samarinda yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap upaya pencegahan stunting melalui Program GENTING. Menurut dia, kolaborasi seperti ini menjadi semakin penting di tengah kondisi fiskal daerah yang menuntut penguatan partisipasi berbagai pihak.

“Atas nama Pemkot (Pemerintah Kota, Red) Samarinda, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT PLN (Persero), khususnya UP3 Samarinda, yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Saefuddin menegaskan, stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak yang tidak sesuai usia. Lebih jauh, stunting merupakan ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan, karena dapat memengaruhi perkembangan otak, kemampuan belajar, produktivitas, hingga kualitas hidup seseorang saat dewasa.


Karena itu, Pemkot Samarinda terus memperkuat langkah-langkah terpadu melalui kolaborasi lintas sektor. Upaya tersebut meliputi peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi balita, edukasi keluarga, penyediaan sanitasi dan air bersih, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.

Menurut dia, Program GENTING menjadi contoh nyata bagaimana semangat gotong royong diwujudkan dalam bentuk kepedulian terhadap keluarga yang membutuhkan pendampingan. Bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai secara materi, tetapi juga menjadi investasi bagi lahirnya generasi Samarinda yang sehat, cerdas, tangguh, dan berdaya saing.

Kepada para keluarga penerima manfaat, Saefuddin mengingatkan agar bantuan dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Ia juga mengajak seluruh orang tua rutin memanfaatkan layanan Posyandu, menerapkan pola makan bergizi seimbang, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengikuti pendampingan tenaga kesehatan.

“Pencegahan stunting bukan hanya dimulai ketika anak lahir, tetapi sejak masa kehamilan, seribu hari pertama kehidupan, bahkan hingga usia remaja. Karena itu, edukasi kepada keluarga menjadi kunci keberhasilan,” tegasnya.


Wawali juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Pendamping Keluarga, penyuluh KB, serta seluruh pihak yang selama ini bekerja mendampingi masyarakat dalam upaya menekan angka stunting di Kota Samarinda.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Samarinda, drg. Deasy Evriyani, M.Si melaporkan dana Program Orang Tua Asuh dari PT PLN (Persero) UP3 Samarinda yang berhasil dihimpun mencapai Rp51.030.000. Bantuan tersebut  disalurkan kepada bayi di bawah dua tahun (baduta) dan balita di delapan kelurahan di Kecamatan Samarinda Ulu yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi lapangan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas kepedulian dan komitmennya menjadi orang tua asuh. Ke depan, kami akan terus mengajak lebih banyak pihak untuk berpartisipasi demi mendukung tumbuh kembang anak-anak di Kota Samarinda," ujar Deasy.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur Dr. Sunarto, SKM., M.Adm.KP, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Muchamad Chaliq Fadli, para camat se-Kota Samarinda, lurah se-Kecamatan Samarinda Ulu, serta pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Samarinda. (LETA/HER/KMF-SMR | FOTO: TOM/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Pemkot Samarinda Dorong Transformasi Digital dan Budaya Sekolah Aman serta Nyaman melalui Program Upskilling 1.000 Guru

i
Berita Sebelumnya

Konsisten Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkot Samarinda Perkuat Ikhtiar Menjaga Stabilitas Pangan

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar