SAMARINDA, KOMINFONEWS – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) KMB Nauli Kota Samarinda diharapkan menjadi momentum memperkuat kerukunan dan kebersamaan masyarakat Batak di Kota Tepian. Gelaran yang memadukan olahraga, seni, dan pelestarian budaya tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Samarinda.
Dukungan itu disampaikan Wakil Wali Kota Samarinda, H. M. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., saat menerima audiensi jajaran pengurus Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) Nauli Kota Samarinda di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Lantai III Gedung Balai Kota Samarinda, Kamis (1/10/2026).
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keharmonisan. Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok masyarakat perantauan yang turut berkontribusi dalam membangun Kota Samarinda.
Rombongan audiensi dipimpin langsung Ketua Panitia Pelaksana Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), Jannes Manaek Pasaribu, S.Pd.K. Kehadiran Jannes membawa warna strategis dalam pertemuan tersebut, mengingat sosoknya dikenal luas sebagai tokoh utama pemuda Batak di Kota Samarinda dan Provinsi Kalimantan Timur yang telah hampir dua tahun dipercaya menakhodai Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Samarinda.

Dalam kunjungan tersebut, Jannes turut didampingi Sekretaris KMB Nauli Kota Samarinda, Jhonny Wagner Sianipar, beserta jajaran pengurus inti lainnya.
Audiensi tersebut dimanfaatkan pihak KMB Nauli untuk menyampaikan undangan secara resmi kepada Wakil Wali Kota Samarinda agar berkenan hadir dan membuka perhelatan akbar Porseni KMB Nauli Kota Samarinda.
Selain menyampaikan undangan, pihak KMB Nauli juga memohon dukungan penuh Pemkot Samarinda serta berharap kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah dapat terus terjalin dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
Porseni KMB Nauli dijadwalkan berlangsung mulai pembukaan pada 3 Oktober 2026 hingga 7 November 2026 di GOR Kadrie Oening Samarinda, Jalan Wahid Hasyim 1.
Perhelatan tersebut dirancang sebagai wadah mempererat persaudaraan, pembinaan prestasi olahraga, serta pelestarian seni dan budaya di tengah kemajemukan masyarakat Kota Samarinda.
Di sela pemaparannya, Jannes mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Porseni tidak terlepas dari visi besar untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
“Harapan kami KMB Nauli Kota Samarinda adalah bagaimana masyarakat Batak di Kota Samarinda bisa berkolaborasi dan membangun kebersamaan di Kota Samarinda,” ujar Jannes.
Ia juga menambahkan bahwa rangkaian kegiatan Porseni turut diarahkan untuk menjaga identitas dan tradisi leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Kami membuat lomba tortor agar tradisi dan budaya Batak terus kami pelihara dan lestarikan,” jelas Jannes penuh semangat.
Menanggapi penyampaian tersebut, Wawali Saefuddin Zuhri menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif positif KMB Nauli. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan masyarakat secara positif dapat menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan sekaligus menjaga keharmonisan di tengah keberagaman Kota Samarinda.
Di tengah audiensi tersebut, Wawali turut berpesan mengenai pentingnya menjaga soliditas dan keharmonisan masyarakat Batak di tanah rantau.

“Harapan Pemerintah Kota Samarinda, masyarakat Batak yang ada di perantauan bisa menjadi satu kesatuan yang utuh. Kalau ada dinamika atau perselisihan kecil, itu hal yang biasa. Yang penting, jangan sampai perbedaan membuat kita terpecah,” ucap Wawali.
Dalam kesempatan tersebut, Wawali Saefuddin Zuhri didampingi Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda, Miftahurizqa, S.E., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kota Samarinda, Syamsu Nur, S.E., M.M., serta jajaran Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda.
Kehadiran jajaran perangkat daerah tersebut mencerminkan dukungan penuh Pemkot Samarinda terhadap setiap inisiatif positif masyarakat yang bermuara pada penguatan kerukunan dan kemajuan kota.
Menutup pertemuan yang berlangsung produktif dan penuh kekeluargaan tersebut, Wawali kembali menegaskan pesan kepada seluruh warga Kerukunan Masyarakat Batak di Samarinda agar terus menjaga kebersamaan sebagai bagian dari masyarakat Kota Tepian.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita sudah sama-sama berada di Samarinda, maka mari kita jaga kerukunan dan menjadi satu kesatuan untuk bersama-sama membangun Kota Samarinda,” tutupnya. (VE/DON/KMF-SMR | Foto: Chris/DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar