11 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperketat tata kelola anggaran di tengah dinamika fiskal daerah dan kebijakan efisiensi yang terus berjalan. Pengendalian belanja diperkuat agar program pemerintah tetap berjalan sesuai prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Kegiatan Triwulan III yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, ST, M.Si, di Ruang Rapat Sekda Lantai II Gedung Balai Kota Samarinda, Selasa (6/10/2026) pagi.

Rakor menjadi momentum untuk mengevaluasi perkembangan pelaksanaan kegiatan Triwulan III sekaligus memperkuat pengendalian anggaran menjelang pelaksanaan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Selain itu, rapat membahas langkah strategis menghadapi tahun anggaran 2027 agar perencanaan program lebih terarah dan terukur.

Dalam arahannya, Sekda meminta seluruh bagian mencermati kembali rencana dan pelaksanaan kegiatan, khususnya program yang belum bersifat mendesak. Penyesuaian dinilai perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah serta semakin terbatasnya waktu pelaksanaan tahun anggaran 2026.


“Kegiatan di masing-masing bagian kita kurangi yang memang tidak urgen, karena kondisi keuangan daerah,” ujar Neneng.

Menurut Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Samarinda ini, efisiensi diarahkan pada pos belanja yang masih memungkinkan untuk disesuaikan. Sementara kebutuhan wajib dan program prioritas tetap menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Koordinasi antarbagian juga diperkuat. Setiap kebutuhan maupun rencana penyesuaian kegiatan diminta dikomunikasikan lebih awal agar dapat ditindaklanjuti secara tepat dan tidak mengganggu pelaksanaan program yang telah menjadi prioritas.

Di tengah pengetatan anggaran tersebut, Pemkot Samarinda tetap memastikan perlindungan terhadap kebutuhan dasar aparatur. Anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN dan jaminan kesehatan dipastikan tetap menjadi prioritas dan tidak dikorbankan. Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas aparatur sekaligus mempertahankan stabilitas ekonomi daerah di tengah tekanan fiskal.


Rakor turut dihadiri jajaran kepala bagian dan pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Samarinda. Di antaranya Kabag Adbang Suryo Priyo Raharjo, ST, MT; Kabag Umum Dilan Wewengkang, S.STP, M.Si; Kabag Organisasi Dadi Herjuni, S.STP, M.Si; Kabag Hukum Asran Yunisran, SE, SH; Kabag Ekonomi Nadya Turisna, S.STP, M.Si; Kabag Tapem Imam Gunadi, S.STP; Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Rosnayadi Novida, ST, MT; Plt. Kabag Sumber Daya Alam Abdul Hafidz; Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dinvi Kurniadi, S.STP, M.Si; Kabag Perencanaan dan Keuangan Fahrul Hamid, SE, M.Si; Kabag Kesejahteraan Rakyat Syamsu Nur, SE, MM; serta perwakilan Bagian Kerja Sama dan Bagian Hukum.

Melalui Rakor tersebut, Pemkot Samarinda menegaskan komitmen untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi dan keberlanjutan pelayanan pemerintahan. Setiap belanja diarahkan agar semakin selektif, terukur, dan memberikan dampak nyata.

Penguatan pengendalian anggaran ini sekaligus menjadi pijakan Pemkot Samarinda dalam menyiapkan strategi program dan pengelolaan keuangan menghadapi 2027, dengan tetap memastikan agenda prioritas daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan fiskal daerah. (VE/HER/KMF-SMR | FOTO: JEF/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Samarinda Hadapi Tantangan Lingkungan, Saka Wanabakti Didorong Aktif di Lapangan

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar