SAMARINDA, KOMINFONEWS – Rencana pembangunan Driving Range Golf Samarinda terus dimatangkan. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama investor PT Nawa Sena menggelar audiensi dan paparan lanjutan guna membahas skema pengelolaan sekaligus konsep driving range berteknologi tinggi yang akan diterapkan. Melalui kolaborasi tersebut, fasilitas olahraga ini diharapkan menghadirkan pengalaman bermain golf yang lebih modern, interaktif, dan berstandar premium bagi masyarakat.
Pembahasan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota, Lantai II Balai Kota Samarinda, Kamis (23/7/2026), dan difasilitasi oleh Bagian Kerja Sama Pemkot Samarinda. Rapat dipimpin langsung oleh Wali Kota Samarinda, Dr. Andi Harun, didampingi Asisten II Marnabas Patiroy, S.Sos., M.Si., Kepala Disporapar Muslimin, S.E., M.Si., Kepala Bapenda Cahya Ernawan, Ak., M.Si., Plt. Kepala Dinas PUPR Hendra Kusuma, S.T., M.T., Plh. Kabag Kerja Sama Dika Agustian, serta dihadiri perwakilan Kabid Aset dan Kabid Akuntansi BPKAD Kota Samarinda.
Pertemuan tersebut tindak lanjut rapat praevaluasi sebelumnya. Dalam kesempatan itu, PT Nawa Sena secara resmi menyerahkan sekaligus mempresentasikan proposal pengelolaan Driving Range Golf Samarinda, lengkap dengan parameter pembanding (before and after) sesuai arahan Wali Kota Andi Harun.

Pemaparan disampaikan oleh perwakilan PT Nawa Sena, Denie Robin, yang menjelaskan skema bisnis secara menyeluruh, mulai dari pembagian tugas (job description) tenaga operasional, strategi rekrutmen dan pelatihan (training) sumber daya manusia lokal, hingga proyeksi keuangan (forecast). Ia juga menjelaskan bahwa Driving Range Golf Samarinda akan mengusung konsep high-technology driving range yang memadukan teknologi modern dengan pelayanan berkualitas sehingga mampu memberikan pengalaman bermain yang lebih nyaman, interaktif, dan kompetitif.
Menanggapi paparan tersebut, Wali Kota Samarinda Dr. Andi Harun mengapresiasi keseriusan PT Nawa Sena dalam menyusun rencana bisnis. Meski demikian, ia menekankan pentingnya evaluasi terhadap komponen biaya, khususnya skema management fee, agar pengelolaan tetap sehat secara bisnis sekaligus memberikan manfaat optimal bagi daerah.

Dalam rapat dijelaskan bahwa management fee merupakan bagian dari skema bagi hasil (revenue sharing) yang akan menjadi pendapatan bagi kas daerah. Wali Kota bersama tim evaluator mengingatkan agar besaran fee dihitung secara cermat dan rasional sehingga tidak membebani operasional pengelola. Dengan demikian, kualitas layanan berstandar premium dapat terus dipertahankan, sementara pemeliharaan aset tetap berjalan secara optimal dalam jangka panjang.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah, Wali Kota Andi Harun mengungkapkan bahwa pekerjaan fisik tahap awal di kawasan driving range saat ini terus berlangsung di bawah koordinasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Samarinda. Pekerjaan tersebut meliputi pemasangan tiang, instalasi pencahayaan (lighting), serta perbaikan dan perawatan kualitas rumput.
Selain itu, Pemkot Samarinda juga tengah membangun area parkir untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Dengan sinergi antara investasi swasta dan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah, Driving Range Golf Samarinda diharapkan berkembang menjadi salah satu ikon fasilitas olahraga modern yang representatif dan membanggakan di Kalimantan Timur. (SYM/DON/KMF-SMR | FOTO: TOM/DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar