23 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Lomba Inovasi BAIMBAI Tahun 2026 kembali mencetak inovator-inovator baru dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, perangkat daerah, akademisi, komunitas, hingga masyarakat. Bagi Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., keberhasilan sebuah inovasi tidak diukur dari penghargaan yang diraih, melainkan dari sejauh mana gagasan tersebut mampu menjawab persoalan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Saefuddin saat menghadiri Pengumuman Pemenang dan Penganugerahan Lomba Inovasi BAIMBAI Tahun 2026 di Ballroom Arutala, Gedung B Bapperida Kota Samarinda, Kamis (6/8/2026). Selain menjadi ajang pemberian penghargaan kepada para pemenang, kegiatan juga dirangkai dengan mini showcase yang menampilkan berbagai inovasi terbaik hasil karya para peserta.


Beragam inovasi dipamerkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari bidang pelayanan publik, kesehatan, tata kelola pemerintahan, lingkungan hidup, hingga pemberdayaan masyarakat. Seluruh karya yang ditampilkan mencerminkan semangat kolaborasi dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan di Kota Samarinda.

Di antara berbagai karya yang dipamerkan, inovasi dari siswa-siswi SMP Negeri 11 Samarinda menjadi salah satu yang menyita perhatian. Mereka memperkenalkan SmartBin, sebuah tempat sampah pintar yang dirancang untuk mendukung pengelolaan sampah secara lebih efektif. Kehadiran para pelajar tersebut menjadi bukti bahwa budaya inovasi telah tumbuh sejak usia dini dan mampu melahirkan solusi kreatif yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.


Saefuddin mengatakan, BAIMBAI bukan sekadar kompetisi tahunan untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, ajang ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Samarinda membangun budaya inovasi yang terus tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Lomba BAIMBAI bukan sekadar ajang kompetisi untuk mencari pemenang. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana inovasi yang lahir benar-benar mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kota Samarinda. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar inovasi terus tumbuh dan berdampak,” ujarnya.


Menurutnya, tantangan pembangunan yang terus berkembang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, inovasi harus menjadi budaya yang terus dipelihara, baik di lingkungan pemerintahan, dunia pendidikan, dunia usaha, komunitas, maupun masyarakat luas.

Momentum BAIMBAI 2026 juga menunjukkan bahwa lahirnya inovasi tidak lagi didominasi oleh birokrasi. Berbagai gagasan kreatif bermunculan dari pelajar, akademisi, komunitas, perangkat daerah, hingga masyarakat umum yang bersama-sama menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di Kota Samarinda.

Saefuddin menilai kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang semakin berkualitas, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, ia berharap inovasi yang lahir tidak berhenti sebagai karya dalam sebuah kompetisi, tetapi terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda Dr. Aji Syarif Hidayatullah, S.Sos., M.Psi., Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Eko Suprayetno, S.Sos., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Suwarso, AKS., M.Si., Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Samarinda Anis Siswantini, S.Kom., M.Si., Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana drg. Deasy Evriyani, M.Si., Kepala Badan Pendapatan Daerah Cahya Ernawan, Ak., M.Si., para kepala perangkat daerah, camat, lurah, akademisi, serta tamu undangan lainnya.


Menutup arahannya, Saefuddin menyampaikan apresiasi kepada para pemenang sekaligus memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih penghargaan.

“Kepada para pemenang saya ucapkan selamat. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus berkarya dan menyempurnakan inovasi yang dimiliki. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Teruslah berinovasi, karena setiap gagasan yang bermanfaat merupakan kontribusi bagi kemajuan Kota Samarinda,” pesannya.


Melalui penyelenggaraan BAIMBAI Tahun 2026, Pemerintah Kota Samarinda berharap budaya inovasi semakin tumbuh dan mengakar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan semangat kolaborasi, inovasi yang lahir diharapkan tidak berhenti pada sebuah kompetisi, tetapi terus berkembang menjadi solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Samarinda MAJU. (YAS/DON/KMF-SMR | FOTO: TOM/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Andi Harun: Kepercayaan Publik Dibangun Lewat Kepatuhan Hukum, Pemkot dan Kejari Samarinda Teken Pakta Integritas

i
Berita Sebelumnya

Sekda Neneng Perkuat Kolaborasi Samarinda-Jateng

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar