710 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda, menghadiri sekaligus menjadi keynote speaker dalam kegiatan Halal Bi Halal, Resepsi Milad ke-62 dan Syawalan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalimantan Timur, Jumat (03/04/2026) malam, di Aula Gedung E Lantai 4 Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT).

Kegiatan yang mengusung tema “Bergerak dan Berdampak untuk Kalimantan Timur” ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan , Ketua DPP IMM , jajaran pengurus wilayah Muhammadiyah Kaltim, serta para kader dan anggota IMM se-Kalimantan Timur.

Ketua Umum DPD IMM Kaltim, , dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Samarinda di tengah kesibukannya. Ia juga menilai Andi Harun sebagai salah satu tokoh kader IMM yang patut menjadi teladan bagi generasi muda.


Dalam paparannya, Andi Harun mengawali dengan mengajak seluruh peserta untuk bersyukur kepada Allah SWT dan bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta menyampaikan ucapan Idulfitri taqabbalallahu minna wa minkum.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran intelektual mahasiswa dalam membangun kesadaran sosial. Menurutnya, ilmu akan melahirkan pengetahuan, dan pengetahuan akan melahirkan kesadaran. Kesadaran inilah yang harus menjadi fondasi gerakan mahasiswa, khususnya IMM.

Andi Harun juga menjelaskan makna takwa yang tidak hanya dimaknai secara spiritual, tetapi juga sebagai sikap kehati-hatian dan kewaspadaan dalam kehidupan sosial. Nilai tersebut, menurutnya, harus menjadi arah gerakan IMM sebagai organisasi mahasiswa berbasis nilai.


Dalam konteks peran strategis mahasiswa, Andi Harun mengajak kader IMM untuk tampil sebagai agen perubahan yang berani dan kritis. Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh diam terhadap berbagai persoalan, termasuk praktik korupsi dan kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat.

“Jangan ngaku kader IMM kalau diam melihat korupsi!” tegasnya.

Ia juga mendorong mahasiswa IMM untuk tidak ragu mengkritik kebijakan pemerintah daerah, termasuk dirinya sebagai kepala daerah, sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial yang konstruktif.


Selain itu, Andi Harun menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi Kalimantan Timur, mulai dari persoalan sosial budaya, isu ekologi, hingga dinamika pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia berharap IMM dapat mengambil peran dalam menjawab tantangan tersebut melalui gerakan intelektual yang transformatif dari Bumi Etam.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus meneguhkan peran IMM sebagai mahasiswa pergerakan yang tidak hanya bergerak, tetapi juga memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah.(ASYA/KMF-SMR/FOTO: TOMY-DOKPIM)


Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

277 Pelajar Samarinda Ikuti Seleksi Paskibraka 2026, Wawali Tekankan Disiplin dan Karakter

i
Berita Sebelumnya

MTQ Samarinda Kota Dibuka, 93 Peserta Berlaga

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar