13 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Membawa nama Samarinda ke panggung nasional bukan sekadar soal tampil di hadapan penonton, tetapi juga tentang memperkenalkan kekayaan budaya daerah melalui kreativitas generasi muda. Semangat itulah yang dibawa Sanggar Pilar Samarinda saat beraudiensi dengan Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Lantai III Gedung Balai Kota Samarinda, Senin (12/10/2026).

Dalam audiensi tersebut, perwakilan Sanggar Pilar menyampaikan keberhasilan mereka lolos seleksi festival teater musikal tingkat nasional setelah bersaing dengan peserta dari berbagai provinsi. Sanggar Pilar menjadi salah satu perwakilan yang terpilih dari 11 provinsi untuk mengikuti ajang tersebut dengan membawa karya berjudul “Bumi di Tanah Ulen”.

Pertunjukan yang dijadwalkan berlangsung pada 26–29 November 2026 di Gedung Wahyu Sihombing, kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta, itu mengangkat kearifan lokal masyarakat Dayak, khususnya budaya Kenyah. Karya tersebut menggambarkan pentingnya harmoni antara manusia, alam, dan budaya melalui kisah tentang tanah atau hutan adat yang dijaga dan disakralkan masyarakat Dayak sebagai sumber penghidupan.


Sanggar Pilar juga menegaskan bahwa para aktor, penari, dan pemusik yang terlibat merupakan anak-anak muda Samarinda. Keikutsertaan mereka di tingkat nasional menjadi kesempatan untuk menunjukkan potensi seni daerah sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya Kalimantan Timur kepada khalayak yang lebih luas.

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menyambut baik kedatangan Sanggar Pilar dan mengapresiasi upaya anak-anak muda Samarinda yang berhasil menembus seleksi festival nasional. Ia menyatakan Pemerintah Kota Samarinda akan mengupayakan dukungan sesuai dengan kemampuan yang tersedia.

Dalam pertemuan itu, Saefuddin juga membahas kemungkinan penyediaan tempat tinggal dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di lingkungan pemerintah daerah. Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur turut menjadi opsi agar kebutuhan akomodasi rombongan dapat dipenuhi dengan lebih memungkinkan, mengingat jumlah peserta terdiri atas 13 laki-laki dan tujuh perempuan.

Ia mengingatkan bahwa dukungan pemerintah tetap harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran, terlebih di tengah kebijakan efisiensi dan keterbatasan dana yang diterima daerah. 

Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak mengurangi harapan agar anak-anak muda Samarinda tetap mendapat kesempatan untuk mengembangkan bakat dan membawa nama daerah ke tingkat nasional.


“Intinya dari Pemerintah Kota Samarinda, Insya Allah support sesuai dengan kemampuan,” ujar Saefuddin dalam audiensi tersebut.

Menurutnya, upaya memperkenalkan Samarinda melalui seni dan budaya perlu terus didorong. Keberhasilan kelompok seni lokal menembus seleksi nasional menjadi bukti bahwa anak-anak muda daerah memiliki potensi yang patut mendapat ruang untuk berkembang.

Audiensi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pelaku seni dan pemerintah. Saefuddin berharap kebutuhan yang disampaikan Sanggar Pilar dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan perangkat daerah dan pihak terkait, sehingga persiapan keberangkatan tidak menjadi beban yang menghambat para peserta dalam berkarya.

Melalui pertunjukan “Bumi di Tanah Ulen”, Sanggar Pilar diharapkan tidak hanya membawa nama Samarinda, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga hubungan harmonis antara manusia, alam, dan budaya. 

Di panggung nasional nanti, karya tersebut menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk menunjukkan bahwa kekayaan budaya lokal dapat hadir melalui karya seni yang kreatif dan bermakna. (MAF/DON/KMF-SMR | FOTO: CRIS/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Jaga Daya Beli Warga, Pemkot Samarinda Perkuat Kendali Inflasi

i
Berita Sebelumnya

Wali Kota Samarinda Andi Harun Siap Jadi Pembicara di KUUB International Convention 2026

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar