787 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS - Kota Samarinda kembali menorehkan prestasi dengan mengirimkan lima peserta terbaik untuk mengikuti Pelatihan Nasional Operator Forklift PPSDM Migas. Kelima peserta tersebut berhasil lolos setelah melewati proses seleksi ketat yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda.

Mereka akan menjadi perwakilan Samarinda dalam Pelatihan Bantuan Masyarakat (Boarding) Operator Pesawat Angkat, Angkut, dan Juru Ikat Beban Unit Forklift Batch I Kelas B Tahun 2026, yang diselenggarakan di PPSDM Migas Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Upacara pelepasan peserta berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Samarinda, Lantai 3 Gedung Balai Kota, pada Kamis (22/01/2026). Acara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Samarinda, H Saefuddin Zuhri, SE MM.

Program pelatihan ini merupakan bagian dari program bantuan masyarakat bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang diinisiasi oleh Kementerian ESDM melalui PPSDM Migas. Tujuannya adalah meningkatkan kompetensi teknis sekaligus memberikan Sertifikat Izin Operator (SIO) dan Sertifikat Kompetensi Kerja (BNSP), agar peserta siap bersaing di dunia industri migas nasional.


Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, terutama dari wilayah sekitar industri migas serta kawasan 3T (Terdepan, Terpencil, dan Terluar).

Kota Samarinda sendiri kembali memperoleh kuota pelatihan pada tahun 2026, setelah program ini sempat vakum pada 2025 akibat efisiensi anggaran. Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2022, program tersebut konsisten mencetak tenaga kerja bersertifikat dan berdaya saing.

Dalam laporannya, Kepala Disnaker Kota Samarinda, Yuyum Puspitaningrum, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara bertahap, objektif, dan transparan mulai dari seleksi administrasi hingga ujian tertulis yang digelar pada 10–17 Desember 2025. Dari 200 peserta pendaftar, terpilih lima peserta terbaik yang diumumkan pada 18 Desember 2025 melalui media sosial dan situs resmi Disnaker.

Kelima peserta tersebut adalah:

  1. M. Muharram Fachrurrozi
  2.  Ariya Panuntun
  3. 3M. Rivan Radismawan
  4. M. Amiruddin Ami Syahputra
  5. Farrel Auzan Ghifiary


Mereka akan menjalani pelatihan mulai 22 Januari hingga 13 Februari 2026, dengan pendampingan dari satu pegawai Disnaker Samarinda.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri berpesan agar peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Kesempatan tidak datang dua kali. Gunakan waktu pelatihan untuk belajar sungguh-sungguh, mengasah kemampuan, dan meningkatkan keterampilan. Kalian adalah putra-putra terbaik yang dipercaya mewakili Kota Samarinda,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap, kedisiplinan, dan nama baik daerah selama mengikuti pelatihan.

“Jaga diri dengan baik, patuhi seluruh aturan, dan bawa pulang ilmu yang bermanfaat untuk kemajuan daerah,” tambahnya.

Pemerintah Kota Samarinda berharap program pelatihan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai langkah strategis dalam mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia industri nasional. (VE/FER/JU/KMF-SMR | Foto: BAY/DOKPIM)


Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Perumdam Tirta Kencana Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Air Minum Tahun 2026

i
Berita Sebelumnya

Paripurna HUT Samarinda, Andi Harun Tegaskan Arah Pembangunan Berkelanjutan

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar