SAMARINDA, KOMINFONEWS – Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., menegaskan pentingnya peran Ketua Rukun Tetangga (RT) sebagai ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Pengangkatan Ketua RT se-Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, periode 2025–2030, Selasa (27/01/2026) malam.
Sebanyak 60 Ketua RT resmi dilantik oleh Camat Samarinda Ulu, Sujono, M.Si., dalam kegiatan yang berlangsung di Gantangan Burung Tepian Bantaran Sungai Karang Mumus, Jalan Dr. Sutomo Gang 2. Acara ini turut dihadiri anggota DPRD Kota Samarinda Dapil Samarinda Ulu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, lurah, tokoh masyarakat, serta para Ketua RT yang baru dilantik.

Dalam sambutannya, Wawali menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat hadir langsung dalam pelantikan tersebut. Ia mengapresiasi kekompakan dan semangat para Ketua RT Sidodadi yang dinilainya siap mengemban amanah untuk melayani masyarakat.
“RT adalah unit pemerintahan yang paling dekat dengan warga, paling awal menerima keluhan, dan paling depan berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Karena itu, Ketua RT harus menjadi contoh, baik dalam hal kebersihan lingkungan, ketepatan waktu, maupun pelayanan yang ramah dan cepat,” tegasnya.

Saefuddin Zuhri juga mengingatkan agar sumpah dan janji yang telah diucapkan dalam prosesi pelantikan benar-benar dipahami dan diamalkan. Menurutnya, jabatan Ketua RT bukan sekadar posisi administratif, melainkan bentuk pengabdian tulus kepada masyarakat.
Ia berharap Kelurahan Sidodadi dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kota Samarinda, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman.
“Kalau RT bergerak bersama masyarakat, insyaallah kelurahan akan maju, dan pada akhirnya Samarinda menjadi kota yang bersih dan lebih baik,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Wawali menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk terus memperkuat peran RT sebagai mitra utama dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat paling bawah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui evaluasi dan penyempurnaan dukungan, baik berupa insentif, pelatihan, maupun penyediaan sarana dan prasarana.
“Namun, sebesar apa pun dukungan pemerintah, keberhasilan tetap ditentukan oleh keikhlasan dan komitmen Bapak dan Ibu Ketua RT dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.(MAF/FER/KMF-SMR | FOTO: TOM/DOKPIM)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar