186 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali menggulirkan program unggulan di bidang lingkungan. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Lomba Bank Sampah dan Kampung Salai (Sampah Bernilai) Tahun 2026 resmi akan digelar. 

Kabar ini mengemuka saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda menerima audiensi jajaran DLH di ruang rapat Sekda, Kantor Balai Kota Samarinda, Senin (18/5/2026).

Program ini bukan sekadar kompetisi biasa. Di baliknya tersimpan misi besar yakni mendorong kemandirian masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga, sekaligus menekan volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Caranya? Mengubah sampah menjadi komoditas bernilai ekonomis yang menguntungkan warga.


Anggota Tim Wali Kota Asistensi Pembangunan (TWAP) Kota Samarinda Bidang Infrastruktur Lingkungan Hidup dan Ketahanan Iklim (ILHKI), Iwan Hawidian Maharisma, mengungkapkan tren positif yang tak bisa diabaikan. Jumlah bank sampah aktif di Kota Samarinda terus bertumbuh dari 78 unit pada 2025, kini melonjak menjadi 100 bank sampah yang tersebar di berbagai penjuru kota.

“Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran, kepedulian, sekaligus keterampilan masyarakat dalam mengelola lingkungan melalui pemilahan sampah organik dan anorganik,” ujar Iwan.

Tak hanya soal kebersihan lingkungan, program ini juga membuka pintu rezeki baru bagi warga. Mulai dari penjualan minyak jelantah, pembuatan kerajinan daur ulang, hingga produksi pupuk kompos semuanya menjadi bukti nyata bahwa sampah, jika dikelola dengan tepat, bisa menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan.


Sekda Kota Samarinda, Neneng Chamelia Santi, menyambut positif antusias program tersebut. Meski kondisi anggaran tengah menuntut efisiensi, Pemkot Samarinda menurutnya tidak surut langkah dalam memberikan apresiasi kepada warga yang konsisten menjaga kebersihan lingkungan.

“Walaupun dalam keadaan efisiensi, kita tetap memberikan penghargaan kepada warga kota yang telah peduli dalam mengelola lingkungan melalui pemilahan sampah,” tegasnya.

Komitmen Pemkot Samarinda ini menjadi sinyal kuat bahwa gerakan peduli lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata melainkan sebuah kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat demi Samarinda yang lebih bersih, hijau, dan berdaya. (EKO/KMFSMR | FOTO.BAYU/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Wawali Samarinda Dorong Laskar Banjar Borneo Jadi Mitra Strategis Pembangunan dan Pelestarian Budaya

i
Berita Sebelumnya

Jelang Iduladha, Pemkot Samarinda Gerak Cepat Pantau Harga Bapok dan Pastikan Stok Aman

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar