503 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS-Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tak mengendurkan langkah dalam memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN), meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi fiskal. Justru di tengah tekanan anggaran, pengembangan sumber daya manusia (SDM) tetap dipacu demi menjaga kualitas pelayanan publik.

Hal itu tercermin saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, menerima audiensi jajaran Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI yang dipimpin Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik (PUSJAR SKPP), Dr Rahmat, Rabu (15/4/2026), di ruang rapat Sekda, Balai Kota Samarinda.

Pertemuan berlangsung hangat namun sarat substansi. Agenda utama membahas peluang kolaborasi strategis antara LAN dan Pemkot Samarinda dalam pengembangan kompetensi ASN yang lebih terarah dan adaptif.

Rahmat menyampaikan, kunjungan tersebut menjadi langkah awal menjajaki kerja sama sekaligus memperkuat sinergi kelembagaan. Menurutnya, LAN saat ini tengah mengembangkan konsep ASN Corporate University (Corpu), yakni ekosistem pembelajaran terintegrasi yang tidak sekadar pelatihan, tetapi juga mencakup manajemen talenta hingga penguatan peran analis kebijakan.


“Pendekatan ini dirancang agar pengembangan kompetensi ASN lebih relevan dengan kebutuhan organisasi, sekaligus berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Sekda Neneng menyambut positif peluang kolaborasi tersebut. Ia menegaskan, di tengah keterbatasan fiskal, Pemkot Samarinda tetap menempatkan pengembangan ASN sebagai prioritas utama.

“Ini kehormatan bagi kami. Di tengah efisiensi anggaran, penguatan kompetensi ASN tidak boleh berhenti. Justru harus semakin terarah agar mampu melahirkan talenta terbaik,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Sekda turut didampingi Kepala BKPSDM Kota Samarinda, Fiona Citra Yani, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda, Idfi Septiani. Kehadiran keduanya mempertegas komitmen Pemkot dalam mendorong langkah strategis penguatan SDM aparatur.

Fiona menambahkan, tantangan birokrasi saat ini menuntut ASN yang tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi. Karena itu, pihaknya mendorong agar program pengembangan kompetensi dapat berkelanjutan dan inklusif, termasuk membuka akses bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).


Sementara itu, Rahmat menekankan pentingnya pemanfaatan pembelajaran berbasis digital. Skema daring dinilai mampu memperluas jangkauan peningkatan kapasitas ASN secara lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Tak hanya soal SDM, diskusi juga menyinggung keberlanjutan pembangunan infrastruktur di tengah efisiensi anggaran. Pemkot Samarinda disebut tetap berkomitmen menjaga pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur dasar seperti jalan.

Rahmat pun mengapresiasi capaian pembangunan di Kota Tepian yang dinilainya menunjukkan kemajuan signifikan, terutama dalam peningkatan kualitas infrastruktur yang semakin menunjang aktivitas masyarakat.

Audiensi ini menjadi langkah konkret memperkuat birokrasi yang adaptif dan berdaya saing. Kolaborasi Pemkot Samarinda dan LAN diharapkan mampu melahirkan ASN unggul, sekaligus mendorong pelayanan publik yang semakin berkualitas. Pertemuan ditutup dengan penyerahan buku kajian dari LAN kepada Sekda sebagai simbol penguatan sinergi ke depan. (SAN/VE/FER/KMF-SMR|Jr./DOKPIM)


Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Andi Harun Tegaskan Sinergi di Pisah Sambut Kajari Samarinda

i
Berita Sebelumnya

Audiensi Himpunan Warga Buton Samarinda, Wawali Ajak Perkuat Silaturahmi dan Kontribusi Pembangunan

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar