14 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS — Pemerintah Kota Samarinda terus mematangkan langkah penanganan banjir di sejumlah kawasan rawan genangan. Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., memimpin rapat koordinasi lintas sektoral untuk mempersiapkan aksi gotong royong penanganan banjir di empat titik kawasan Jalan Sukorejo, Kelurahan Lempake, Rabu (13/5/2026), di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Gedung Balai Kota Lantai III.

Rapat tersebut dihadiri jajaran perangkat daerah dan unsur kewilayahan, di antaranya Asisten II Setda Kota Samarinda Marnabas Patiroy, Dinas PUPR, BPBD, hingga unsur kecamatan dan kelurahan. Kehadiran lintas sektor ini menjadi wujud keseriusan pemerintah dalam memastikan langkah penanganan banjir berjalan terkoordinasi dan tepat sasaran.

Penanganan dipercepat menyusul persoalan sedimentasi dari kawasan perbukitan yang kerap membawa material pasir ke saluran drainase. Kondisi itu menyebabkan aliran air tersumbat hingga meluap ke badan jalan saat hujan deras mengguyur wilayah Lempake dan sekitarnya.


Berdasarkan pemetaan pemerintah, terdapat 17 titik rawan banjir di Kota Samarinda. Namun, untuk tahap awal, penanganan difokuskan pada empat titik krusial di sepanjang Jalan Sukorejo. Pemerintah kota memandang aksi gotong royong ini sebagai langkah strategis yang mengedepankan kolaborasi dan percepatan penanganan tanpa harus menunggu pembangunan infrastruktur jangka panjang.

Saefuddin Zuhri, menegaskan keberhasilan kegiatan tersebut sangat bergantung pada sinergi antarperangkat daerah dan partisipasi aktif masyarakat.

“Kegiatan gotong royong ini diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh pihak terus memperkuat koordinasi agar proses pembersihan drainase dan penataan kawasan dapat memberikan dampak nyata bagi warga sekitar.


Sementara itu, Marnabas menambahkan pentingnya dukungan teknis dan logistik dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Ia meminta Dinas PUPR bersama perangkat daerah terkait menyiagakan alat berat guna menangani sedimentasi tebal serta membuka jalur dan lahan yang tertutup material.

Rencananya, aksi gotong royong akan mulai dilaksanakan dalam minggu ini dengan melibatkan partisipasi aktif warga RT setempat.

Pemerintah berharap gerakan bersama di kawasan Sukorejo–Lempake ini dapat menjadi model penanganan kolaboratif bagi titik-titik rawan banjir lainnya di Kota Samarinda, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan menata aliran air demi kota yang lebih tertata serta bebas genangan. (VE/DON/KMF-SMR | Foto: Jr/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Sekda Samarinda Sambangi Relawan dan Operator di Balik Layar 112, Minta Data OPD yang Lambat Respons

i
Berita Sebelumnya

Kejurprov Panjat Tebing Kaltim 2026 Resmi Dibuka, Wawali Saefuddin: Moga-Moga Lahir Atlet Nasional

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar