16 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Penguatan kapasitas dan kepemimpinan aparatur menjadi bagian penting dalam mendorong keberhasilan program prioritas nasional. Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan X Tahun 2026 yang diselenggarakan Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pembangunan Kompetensi Pemerintahan Dalam Negeri (Pusjar SKPP) LAN RI di Samarinda.

Salah satu rangkaian kegiatan tersebut yakni Diseminasi Policy Brief PKN Tingkat II Angkatan X Tahun 2026 yang mengusung tema “Peran Kepemimpinan Strategis dalam Akselerasi Program Prioritas Nasional, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih”. Kegiatan berlangsung di Ruang Auditorium Pusjar SKPP LAN RI, Rabu (30/9).

Dalam kegiatan tersebut, empat kelompok peserta memaparkan policy brief yang membahas berbagai aspek strategis dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Empat tema yang diangkat meliputi strategi kepemimpinan dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) koperasi desa/kelurahan merah putih, peningkatan kapasitas kelembagaan, peningkatan kualitas tata laksana, serta peningkatan kualitas inovasi bisnis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.


Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, S.T., M.Si., turut menjadi peserta PKN Tingkat II Angkatan X Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, Neneng mewakili kelompok peserta untuk membacakan executive summary policy brief yang telah disusun sebagai bagian dari proses pembelajaran sekaligus pengembangan gagasan strategis.

Executive summary tersebut merangkum sejumlah gagasan dan rekomendasi kebijakan, khususnya terkait peran kepemimpinan birokrasi dalam mendorong implementasi KDKMP. Program tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi mampu berkembang, bergerak, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepala Pusjar SKPP LAN RI, Dr. Rahmat, M.A., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pemimpin birokrasi dalam mengawal implementasi KDKMP sebagai salah satu program strategis nasional.

“Pak Presiden sangat menginginkan program nasional, program strategis KDKMP ini sukses karena dia akan menjadi lokomotif pembangunan ekonomi khususnya di pedesaan,” tegas Rahmat.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kebijakan Publik Kementerian Koperasi, Dr. Koko Haryono, M.M., memberikan catatan mengenai pentingnya memastikan pelaksanaan program KDKMP dapat memberikan manfaat nyata di lapangan.


“Koperasi desa ini harapannya bukan hanya terbentuk, tapi juga dapat bergerak dan bermanfaat pada masyarakat. Pemimpin yang baik tidak hanya melakukan koordinasi namun juga melakukan orkestrasi,” paparnya.

Konsep orkestrasi tersebut menekankan pentingnya kemampuan pemimpin birokrasi dalam menyelaraskan sekaligus menggerakkan berbagai elemen lintas sektor untuk mencapai tujuan bersama. Dengan pendekatan tersebut, keberadaan KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi sebuah kelembagaan, tetapi mampu memberikan dampak yang lebih nyata bagi masyarakat.

Hal senada disampaikan Prof. Dr. Bambang Irawan, S.Sos., M.Si., yang menekankan agar policy brief yang dihasilkan peserta PKN memiliki daya ungkit terhadap implementasi kebijakan dan tidak berhenti sebagai dokumen administratif.

“Menurut saya hal ini penting untuk bukan hanya sekadar kertas, hal ini akan didorong untuk menjadi kekuatan baru. Kita sebagai aparatur negara, sebagai roda birokrasi, harus dan mampu melaksanakan hal tersebut,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum berakhirnya proses pembelajaran PKN Tingkat II Angkatan X Tahun 2026. Para peserta diharapkan dapat membawa pengetahuan, pengalaman, inovasi, serta gagasan strategis yang diperoleh selama pelatihan untuk diterapkan di lingkungan kerja masing-masing.


Selain menjadi momentum penutupan rangkaian pembelajaran, PKN Tingkat II Angkatan X Tahun 2026 juga menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan capaian selama mengikuti proses pengembangan kompetensi kepemimpinan.

Dalam Prestasi Teristimewa Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan X Tahun 2026, dua pejabat Pemerintah Kota Samarinda berhasil mencatatkan capaian.

Peringkat II diraih Fiona Citrayani, S.STP., M.M., Kepala BKPSDM Kota Samarinda. Sementara Peringkat III diraih Neneng Chamelia Shanti, S.T., M.Si., Sekretaris Daerah Kota Samarinda.

Capaian tersebut menjadi bagian dari catatan keikutsertaan aparatur Pemerintah Kota Samarinda dalam PKN Tingkat II Angkatan X Tahun 2026. Selain menunjukkan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran, capaian tersebut turut mencerminkan upaya pengembangan kapasitas kepemimpinan aparatur dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Melalui rangkaian PKN Tingkat II Angkatan X Tahun 2026, LAN RI terus mendorong lahirnya pemimpin birokrasi yang mampu berpikir strategis, membangun kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan inovasi dan gagasan yang dapat menjawab kebutuhan pembangunan. (RIZ/KMF-SMR | JIR/DOKPIM)

Instagram Logo 

Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda

 

Facebook Logo Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda

Tiiktok Logo Ikuti Tiktok Pemerintah Kota Samarinda

Youtube Logo Ikuti Youtube Pemerintah Kota Samarinda

Dari Teras Samarinda ke Betapus, Kepala LAN RI Gowes Bareng Jajaran Pemkot

i
Berita Sebelumnya

Sibuk Memimpin, Wali Kota Andi Harun Tetap Terbuka

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar