118 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun, meluangkan waktu berbuka puasa bersama warga Wijaya Kusuma di Masjid Al-Qomar, di Kompleks Wijaya Kusuma, Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (26/3/2025).

Di bulan yang penuh berkah bagi ummat Islam ini, Andi Harun menyampaikan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk berkumpul dan berbagi kebahagiaan dengan warga Samarinda, khususnya warga Wijaya Kusuma. Menurutnya kegiatan ini juga menjadi sarana untuk saling mengenal dan mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat setempat.


Dalam kesempatan tersebut, Andi Harun juga memberikan penjelasan terkait penggunaan dana yang terkumpul di masjid. Menurutnya, banyak masjid yang menyimpan dana zakat dan infaq dari jamaah dalam jumlah yang cukup besar dan terkesan tidak digunakan secara maksimal. Padahal, uang tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk membantu warga yang membutuhkan.

"Jangan sampai ada masjid yang saldonya banyak, tetapi di sekitar masjid masih ada orang yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, hanya karena dana infaq dan zakat yang terkumpul dibiarkan terpendam dalam rekening hingga berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun," ujar Andi Harun.


Ia pun memberi contoh dari pengalaman masjid Bani Umayyah yang ada di Damaskus, Suriah. Masjid tersebut dahulu sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar hingga tingkat kemiskinan di wilayah tersebut bisa ditekan hingga nol persen. Menurutnya, keberhasilan masjid Bani Umayyah tersebut karena juga berfungsi sebagai lembaga pengentasan kemiskinan, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat bantuan sosial bagi masyarakat miskin.

Selain itu, Andi Harun juga menyebutkan masjid Jogokariyan di Kota Yogyakarta sebagai contoh lain yang memiliki kebijakan serupa. Setiap bulan, saldo di masjid tersebut harus mencapai nol, memastikan bahwa dana yang terkumpul dari jamaah benar-benar digunakan untuk kepentingan umat, seperti membantu warga yang membutuhkan, bukan hanya untuk keperluan penceramah dan operasional masjid saja.


"Seandainya semua masjid di Kota Samarinda berperan aktif seperti Baitul Mal, saya yakin angka kemiskinan di Kota Samarinda bisa sangat menurun, bahkan mendekati nol persen," ucapnya.

Ia melanjutkan, bahwa kedepannya pihaknya akan mengundang Departemen Agama untuk membahas lebih lanjut bagaimana masjid bisa berperan lebih aktif dalam membantu masyarakat, tidak hanya sebagai tempat salat fardu, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan tempat tarbiyah yang bisa memberikan solusi bagi persoalan umat.

Usai berbuka, Andi Harun bersama warga setempat melaksanakan shalat Maghrib berjamaah, menandai berakhirnya kegiatan berbuka puasa tersebut. (FER/KMF-SMR)


Walikota Samarinda Sampaikan LKPJ Tahun 2024 Kepada DPRD Kota Samarinda

Berita Sebelumnya

Wali Kota: Jangan Ada Tumpukan Sampah, Langsung Angkut

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar