120 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS – Borneo Cantata Samarinda terus memperluas kiprahnya di panggung internasional dengan membidik kompetisi paduan suara bergengsi di Praha, Republik Ceko, serta memenuhi undangan tampil dalam ajang kebudayaan di Taiwan pada akhir 2026. Langkah tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Samarinda yang ditegaskan langsung Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, SE, MM, saat menerima audiensi pengurus dan anggota Borneo Cantata di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Lantai II Balaikota Samarinda, Rabu (3/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, mewakili Borneo Cantata, Sumurung Silaban menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan Pemerintah Kota Samarinda terhadap perkembangan seni budaya, khususnya bagi kelompok paduan suara yang telah membawa nama daerah ke tingkat nasional dan internasional.

Audiensi itu turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Ibnu Araby, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Samarinda Barlin Hady Kusuma, Kepala Bidang Disporapar, serta Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).

Pada kesempatan tersebut, Silaban memaparkan perjalanan Borneo Cantata sebagai kelompok paduan suara independen yang berdiri sejak 2010 dan konsisten menorehkan prestasi. Berbagai penghargaan berhasil diraih, di antaranya Grand Champion Nusantara International Choral Folk Festival (NICFF) 2025 di Ibu Kota Nusantara (IKN) serta Malaysian Choral Eisteddfod (MCE) 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Menurutnya, berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari diplomasi budaya yang turut mengharumkan nama Samarinda dan Kalimantan Timur di tingkat internasional.

 

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkot Samarinda melalui Rumah Budaya serta berharap hadirnya ruang seni yang lebih representatif bagi para pelaku seni di masa mendatang.

Sementara itu, Vocal Coach, Choir Director sekaligus Conductor Borneo Cantata, Roby Yolis Pata’dungan, menjelaskan kelompoknya terus berupaya menjadi representasi budaya daerah melalui berbagai kompetisi dan pertunjukan internasional.

“Tahun depan kami menargetkan mengikuti kompetisi paduan suara di Praha, Republik Ceko. Selain itu, kami juga kembali mendapat undangan tampil dalam kegiatan kebudayaan di Taiwan pada 22 hingga 29 Desember 2026,” ungkapnya.

Menurut Roby, undangan ke Taiwan tersebut menjadi undangan internasional ketiga yang diterima Borneo Cantata dalam satu dekade terakhir. Hal itu sekaligus menjadi pengakuan atas kualitas dan konsistensi kelompok paduan suara asal Samarinda tersebut.

Audiensi juga diisi dengan penayangan kaleidoskop perjalanan Borneo Cantata yang menampilkan berbagai prestasi nasional dan internasional. Tayangan itu menggambarkan semangat, dedikasi, serta komitmen para anggota dalam mengharumkan nama daerah melalui seni paduan suara.

Menanggapi hal tersebut, Saefuddin menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan konsistensi Borneo Cantata yang terus mengangkat nama Kota Samarinda melalui prestasi seni budaya.

“Selamat atas berbagai trofi dan prestasi yang telah diraih. Bendera daerah dan bangsa telah dikibarkan hingga ke kancah internasional. Ini merupakan bentuk kegigihan yang patut diapresiasi dalam menjaga eksistensi seni dan budaya,” ujarnya.


Saefuddin menegaskan Pemkot Samarinda mendukung kiprah Borneo Cantata sebagai salah satu representasi seni budaya daerah yang telah membawa nama Samarinda ke panggung dunia.

“Tidak hanya menggema di ruang-ruang kompetisi, saya berharap harmoni suara Borneo Cantata juga dapat berkontribusi dalam berbagai agenda Pemerintah Kota Samarinda dan menjadi bagian dari wajah seni budaya yang terus tumbuh serta berkembang di Kota Tepian,” katanya.

Dukungan serupa disampaikan Ibnu Araby, yang berharap Borneo Cantata terus eksis dan meraih prestasi lebih tinggi pada masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Samarinda, Barlin Hady Kusuma, menyebut Borneo Cantata sebagai aset budaya yang membanggakan sekaligus representasi talenta muda Samarinda di tingkat internasional.

Menurut Barlin, Borneo Cantata turut memperkuat ekosistem seni di Samarinda. Di tengah keberadaan sekitar 140 kelompok kesenian aktif, Pemkot Samarinda terus berupaya menyediakan ruang kreatif bagi para pelaku seni guna mendukung terwujudnya Samarinda sebagai pusat peradaban dan kebudayaan.

Di penghujung audiensi, Borneo Cantata menyampaikan harapan untuk dapat berkesempatan tampil secara langsung di hadapan Wali Kota Samarinda pada agenda mendatang.

Pertemuan ditutup dengan penampilan singkat paduan suara yang memperlihatkan kualitas vokal dan kekompakan para anggota. Meski sederhana, penampilan tersebut menjadi penutup yang berkesan sebelum seluruh peserta mengakhiri kegiatan dengan sesi foto bersama. (VE/DON/KMF-SMR/FG Jr./DOKPIM)

Bersama Tim Keuangan Daerah Unmul, Andi Harun Dorong Dashboard Fiskal Terintegrasi Perkuat Keuangan Daerah

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar